Babak Kualifikasi Porda Jabar XIII Cabor Judo Tunggu Keputusan Nomor Pertandingan

BANDUNG,- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jabar belum memutuskan terkait pelaksanaan babak kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII/2018. Hal ini seiring belum keluarnya keputusan pasti terkait nomor yang akan dipertandingkan di cabang olahraga Judo oleh Panitia Besar (PB) Porda Jabar XIII/2018 Kabupaten Bogor.
Sekretaris Umum Pengprov PJSI Jabar, Arnold Silalahi menuturkan, pihaknya sudah mengajukan untuk nomor yang akan dipertandingkan di Porda Jabar XIII yakni sebanyak 30 nomor. Namun hingga saat ini, belum ada keputusan terkait nomor yang akan dipertandingkan.
“Karena belum ada keputusan dari PB Porda Jabar XIII/2018 Kabupaten Bogor dan KONI Jabar terkait nomor pertandingan, kita belum bisa memastikan pelaksanaan babak kualifikasi,” ujar Arnold saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (27/4/2017).
Selain menunggu keputusan terkait nomor pertandingan, lanjut Arnold, ‎pihaknya masih menunggu keputusan dari PB Porda Jabar XIII/2018 Kabupaten Bogor dan KONI Jabar terkait kewajiban melaksanakan babak kualifikasi. Apakah semua cabang olahraga wajib menggelar babak kualifikasi untuk Porda Jabar XIII atau diserahkan kepada setiap pengprov cabang olahraga.
“Kalau memang diwajibkan, maka kita akan menggelar babak kualifikasi. Tapi kalau tidak ada keharusan, kita memilih untuk tidak menggelar babak kualifikasi Porda Jabar XIII,” tambahnya.
Pilihan untuk tidak menggelar babak kualifikasi, diakui Arnold, karena keterbatasan atlet judo yang dimiliki setiap daerah. Untuk itu, pihaknya akan membebaskan setiap daerah untuk mengirimkan atletnya sebanyak-banyaknya.
“Kalau misal dilakukan babak kualifikasi, kami khawatir kalau atlet yang akan berlaga di Porda Jabar XIII justru semakin berkurang dan pembinaan di daerah terhenti karena atletnya gagal lolos bertanding di Porda. Biasanya, jumlah atlet Judo yang bertanding di Porda Jabar XIII itu tidak lebih dari 200 atlet,” tuturnya.
Sebagai gantinya, pihaknya akan merancang pelaksanaan kejuaraan daerah dengan beberapa seri. Dengan demikian, setiap daerah bisa mengikutkan atletnya di setiap seri kejurda‎ sebagai bahan evaluasi untuk pengiriman atlet ke Porda Jabar XIII/2018.
“‎Dan dari ‎hasil kejurda tersebut pun, kita bisa membuat ranking atlet judo di Jabar di setiap nomor. Ini sama halnya dengan ketentuan atlet yang bisa berlaga di PON yang ditentukan melalui akumulasi poin yang dihasilkan atlet dari setiap pelaksanaan kejuaraan,” pungkasnya. (B3)