Dispora Jabar Berikan Pembekalan Kepada Pelatih Taekwondo

BANDUNG, -Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Jawa Barat, kembali memberikan pelatihan dan pembekalan kepada para pelatih Taekwondo yang ada di Jabar. Pelatihan ini dilakukan pada tanggal 18-21 April 2017, di Isola Resort Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudhi.

“Pelatihan ini kita lakukan dengan bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Barat. Pembekalan ini kita khususkan untuk pleatih-pelatih muda,dan kegiatan ini diikuti 54 pelatih dari seluruh Pengcab Taekwondo Indonesia yang ada di Jabar,” tutur Kepala Seksi Tenaga Keolahragaan pada Bidang Olah Raga Prestasi Dispora Jabar, Asep Sutrisna‎.

Dia menuturkan, materi yang diberikan pada pelatihan ini meliputi penyusunan program latihan, peningkatan kondisi fisik, teknik taekwondo, wawasan organisasi, psikologi, dan sosialisasi peraturan baru.

“Pemateri yang kita undang selain pelatih taekwondo Jabar asal Korea Selatan Lee Wooli Nara, juga pelatih Bayu Frimansyah, dan Sekum TI Jabar, Divie. Kita hadirkan juga praktisi olah raga dari FPOK UPI seperti pak Satria dan pak Komarudin,”ujarnya.

Asep mengatakan, dengan adanya pelatihan dan pembekalan ini bisa semakin menambah wawasan dan ilmu bagi para pelatih, khususnya saat penerapan ilmu yang didapatkan kepada para atletnya.

Dia berharap dengan adanya pembekalan ini, para pelatih taekwondo di daerah-daerah bisa turut membina serta mencetak bibit-bibit atlet berprestasi tidak hanya untuk daerahnya tetapi juga untuk Jabar hingga nasional.

Dari hasil ini diharapkan ilmu yang didapat bisa diserap dan diimplementasikan di lapangan untuk peningkatan prestasi taekwondo di Jawa Barat. “Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena pelatihan  seperti ini masih jarang. Bahkan para peserta menginginkan kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin”katanya.

Program pelatihan dan penataran ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas tenaga keolahragaan yang telah disusun oleh Disorda Jabar. keberhasilan mencetak seorang atlet berprestasi tidak lepas dari program latihan yang rutin diberikan oleh pelatih. (B5)