Draft Pembatasan Usia Belum Bisa Diterapkan di PON Papua

BANDUNG.- Draft peraturan pemerintah mengenai rencana pembatasan usia atlet PON yang tengah disusun oleh Kemenpora, ternyata belum bisa diterapkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua.

“Kemarin kita sudah melakukan komunikasi dengan Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olah Raga Kemenpora Pak Washington. Beliau mengatakan, draft tersebut memang ada tapi pemerintah belum bisa menerapkannya di PON Papua, sehingga kewenangan pembatasan usia ini diserahakan kepada induk olah raga masing-masing,” tutur Kepala Bidang Komunikasi KONI Jabar, Lily Rolina.

Lily mengatakan, meski baru sebatas pernyataan lisan. Namun, keterangan ini setidaknya bisa mencairkan suasana tegang yang melanda cabang olah raga mengenai rencanan pembatasan usia atlet ini.

Dia menuturkan, jika induk olah raga seperti pengurus besar atau pengurus pusat mengelaurakan kebijakan pembatasan usia atlet, itu merupakan kewenangan dari masing-masing cabor. Bukan kewenangan KONI Pusat atau KONI di daerah.

“Seperti contoh di gula sudah ada kebijakan pembatasn usia atlet 28 tahun, atau cabor lainnya yang menerapkan pembatasan atletnya sekian tahun misalnya itu kebijakan dari pengurus pusat cabor atau induk olah raga internasionalnya. Namun, untuk dijadikan peraturan pemerintah belum memungkinkan untuk diterapkan di PON Papua,”katanya.

Saat ini KONI Jabar masih menunggu surat resmi dari Kemenpora mengenai keputusan ini, namun dengan adanya pernyataan dari Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olah Raga Kemenpora, bisa memberikan gambaran setra perancangan strategi cabang olah raga untuk menyiapkan atletnya yang akan tampil di PON Papua.

“Saat verifikasi cabang olah raga timbul pertanyaan dari para cabang olahh raga mengenai adanya rencana pembatasan usia ini. KONI Jabar pun langsung melakukan komunikasi dengan Kemenpora untuk menanyakan langsung mengenai masalah ini. Memang Permen itu ada dan sedang diolah, tetapi masih jauh khususnya untuk diterapkan di PON Papua,”ujarnya.

Dengan demikian, kewenangan untuk pembatasan usia yang akan dilakukan di PON nanti sepenuhnya berada di tangan induk organisasi dari masing-masing cabang olah raga, apakah mereka akan menerapkan peraturan pembatasan usia atau tidak. (B5)