FAJI Jabar Syukuri Pencapaian Atletnya

BANDUNG,- Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Jawa Barat sangat mengapresiasi sekaligus bersyukur atas pencapaian medali emas yang diraih oleh para atlet arung jeram asal Jawa Barat, yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia pada Kejuaraan Dunia Arung Jeram (World Rafting Champ) 2017 yang baru selesai digelar di Kota Miyoshi, Jepang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) FAJI Jawa Barat, Muhammad Saeful Bima mengatakan, apa yang telah diraih oleh atlet putri arung jeram Jabar di kejuaraan tersebut sudah sesuai dengan target. Bahkan mereka mampu mempertahankan gelar juara dunia, yang telah dipegang sejak tahun 2015.

“Patut disyukuri dan Alhamdulillah karena secara keseluruhan kami bangga. Indonesia mampu berada di peringkat ketiga dunia. Dan medali emas yang disumbangkan Indonesia berasal dari Jabar,”ujarnya.

Saeful mengatakan, pada kejuaraan tersebut tim  Indonesia meraih satu emas, satu perak serta dua perunggu. Dan selain medali emas ternyata seluruh medali tersebut juga disumbangkan atlet Jabar. “Satu emas dari nomor sprint youth women, 1 medali perak nomer  DRR youth Women,  1 perunggu dari DRR youth men, dan terakhir 1 perunggu lagi dari Junior Men caldera under 23,” katanya.

Di tengah-tengah keterbatasan, para atlet arung jeram Jawa Barat tetap menunjukan kemampuan dan tekad yang kuat untuk bisa meraih medali dan bersaing dengan negara lain.  Khususnya para atlet arung jeram asal Jabar yang mampu menjadi yang terbaik di kategori sprint youth women.

“Kita apresiasi mereka dengan segala keterbatasan para tim yang berangkat ke Jepang. Khususnya atlet arung jeram yang berasal dari Jawa Barat mampu menjadi yang terbaik pada kejuaraan dunia arung jeram di Jepang,”ujarnya.

Saeful berharap encapaian ini bisa menjadi salah satu pertimbangan bahwa arung jeram layak untuk dipertandingkan di Porda XIII/2018 Kauapaten Bogor. Dengan demikian para atlet tingkat dunia itu bisa diteruskan oleh atlet berbakat lainnya dari daerah Jabar.

“Besar harapan kami kepada seluruh stakeholder yang berkepentingan mulai dari KONI Jabar, PB Porda hingga KONI Kabupaten Bogor seyogyanya melihat hal ini sebagai pertimbangan agar arung jeram diikutsertakan pada Porda 2018. Porda adalah tempat awal kami mencari pemain berbakat masa depan tumpuan Indonesia,” tuturnya. (B2)