Hanifan: Kebulatan Tekad Jabar Juara Umum PON Awal Yang Baik

Bandung- Pesilat andalan Jabar, Hanifan Yudani Kusumah menilai gelaran ‘Apel Besar Kesiapan Atlet Pelatda Jabar Mempertahankan Juara Umum PON XX/2020’ dengan menyatakan kebulatan tekad Jabar Juara di hadapan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Rabu (14/08/2019) di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, merupakan gerbang menuju keberhasilan Tanah Pasundan untuk mempertahankan juara umum multi event empat tahunan tersebut.

“Kebulatan tekad mempertahankan juara umum di PON ini menandakan awal yang baik untuk kita menuju PON di Papua. Tadi juga sudah mendengarkan penjelasan pak Gubernur kita, bahwa dengan segala aspek atlet terus mempersiapkan diri supaya lebih tajam,”jelas Hanifan.

Peraih medali emas Asian Games 2018 ini juga mengajak para atlet untuk tetap fokus untuk meraih tahta tertinggi PON XX/2020 di Papua yang rencananya digelar pada bulan Oktober 2020 mendatang.

“Jangan memikirkan yang lain-lain. Kita fokus saja untuk meraih Juara di PON nanti, terus dilatih, terus dipertajam, insya Allah PON 2020 Jabar juara umum,”tegasnya.

Menurutnya, lawan terberat di medan laga nanti adalah diri sendiri. Pasalnya yang bisa mengendalikan diri sendiri bukanlah orang lain. “Lawan terberat buat saya ya diri saya sendiri. kalau lawan tanding yang lain insya Allah saya bisa hadapi. Kenapa diri sendiri? karena yang mengendalikan kita bukan orang lain, segala aspek. Mulai dari mental, pikiran, rasa, insting, kalau sudah bisa kita kendalikan dan kuasai apapun yang dilakukan  yakin pasti bisa,”kata Hanifan.

Pada SEA Games dan PON mendatang, ia akan tampil di kelas D putra (60-65 kg). ini merupakan tantangan baru untuknya, karena sebelumnya Hanifan tampil di kelas C putra (55-60 kg).

“Insya Allah saya siap untuk PON 2020 dan minta do’anya juga untuk SEA Games di Filipina nanti. Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan Jawa Barat. saya ingin kembali mencetak sejara baru untuk Indonesia dan Jawa Barat. Artinya prestasi yang lalu sudah menjadi sejarah, dan yang akan datang harus jadi sejarah baru dengan catatan prestasi terbaik,” tandasnya. *** (P93)