Ingin Harumkan Indonesia di ASian Games, Pejudo Jabar Ini Masuk Tim Kurash

BANDUNG,- Demi mengharumkan nama Indonesia pada ajang Asian Games XVIII/2018 mendatang, Billy Sugara untuk sementara rela melepas cabor judo yang sudah melekat pada dirinya.

Pada perhelatan multi event tingkat asia nanti, ia akan tampil pada cabang olahraga (cabor) Kurash. Cabor beladiri ini berasal dari Uzbekistan yang tekniknya mirip dengan olahraga judo.

Sejak Februari 2018 lalu, peraih medali emas PON XIX/2016 untuk cabor judo kelas -100 kg ini resmi bergabung dengan tim nasional Indonesia cabor Kurash yang akan tampil pada Asian Games mendatang.

“Ya sekarang saya sedang pemusatan latihan dengan tim Kurash Indonesia. Tidak pindah cabor, saya tetap di judo. Hanya saja meskipun setiap kali Kejurnas saya menang dan dapat medali emas tapi tidak ada panggilan untuk memperkuat tim Judo Indonesia di Asian Gemas nanti,” kata pejudo Jabar kelahiran Garut, 12 September 1993 tersebut.

Sementara keinginnya untuk bisa membela sang Merah Putih di Asian Games terbuka lebar pada cabor Kurash. Meski belum lama bergabung dengan tim kurash Indonesia, Billy mengaku tidak kesulitan untuk cepat beradaptasi dengan cabor ini. Pasalnya tekni yang digunakan tidak jauh beda dengan judo tersebut.

“Kebetulan ada seleksi waktu bulan Februari. Ada support juga dari salah satu pelatih judo Jabar, jadi saya ikut. Alhamdulillah saya menang dan masuk timnas Indonesia. Sedikit ada kesamaan teknik hanya dari peraturannya saja ada beberapa teknik judo yang tidak bisa dipakai di kurash ini,” jelasnya.

Saat ini ia terus mengasah kemampuanya untuk bisa memberikan yang terbaik pada saatnya nanti di Asian Games 2018 di mana Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah. Suami dari atlet angkat berat Jabar, Siti Haeroni ini akan turun di kelas +90kg.

Meski belum ditetapkan target medali dari pengurus dan tim pelatih. Namun Billy sudah memiliki target pribadi.

“Target dari pelatih belum ada. Tapi untuk pribadi tentu ada. Saya akan berusahauntuk bisa meraih medali. Apapun medalinya yang pasti saya bisa berkontribusi menambah pundi medali bagi kontingen Indonesia,”uajrnya.

“Alhamdulillah dari tim judo tetap mendukung. Dibilang berat pasti berat untuk tingkat asia. Karean cabor kurash kan belum lama juga masuk Indonesia. Tapi bagaimana pun juga saya dan tim akan terus mempersiapkan diri dan berjuang untuk yang terbaik,” pungkasnya. (B8)