Jawa Barat Buka Peluang ke Semifinal

BANDUNG,- Tim squash beregu putra dan putri Jawa Barat membuka peluang untuk lolos ke semifinal, setelah keduanya meraih kemenangan pada penyisihan  test even Asian Games cabang olah raga squash, yang diadakan di Siliwangi Squash Center, Jalan Lombok, Rabu (13/9/2017).

Tim beregu putri Jabar membuka kemenangan pertama setelah mengalahkan Riau dengan skor 3-0. Zalzabila membuka kemenangan untuk Jabar setelah mengalahkan Kartika Dewi Istiyana 11-2, 11-2, 11-4.

Kemenangan juga diraih oleh Riska Amelia yang tanpa perlawanan berarti mampu menundukan Najwah Saffanah Alivuelsa 11-0, 11-0, 11-1. Trisha Aryanti Septiana melengkapi kemenangan Jabar menjadi 3-0 setelah pada pertandingan terakhir menang atas Suci Rahmadini 11-8, 11-2, 11-2.

Pada pertandingan kedua, tim putri Jabar juga bisa meraih kemenangan dari salah satu pesaing kuatnya yaitu DKI Jakarta juga dengan skor 2-1. Sempat tertinggal 0-1 ketika Zalzabila dikalahkan Nisa Nurfadilah 3-11 11-9 6-11 5-11.

Jawa Barat bisa membalas bisa membalas pada dua pertandingan selanjutnya setelah Riska Amelia mengalahkan Ken Putri Salsabila 11-5 11-7 11-4. Hal yang sama juga diraih Trisha Aryanti Septiana yang menjadi penentu kemenangan Jabar usai menundukan Flora Lareina 11-7 11-5 11-9.

Hal yang sama juga diraih oleh tim beregu putra Jabar yang tanoa diduga bisa mengalahkan Singapura dengan skor telak 3-0. Ilmam Mustaqim membuka jalan kemenangan untuk tim tuan rumah setelah mengalahkan Kieren Tan melalui pertandingan yang sangat ketat.

Ilmam yang sempat keuslitan menghadapi pukulan cepat lawan, akhirnya bisa menuntaskan pertandingan pertama melalui partai yang berlangsung lima set dengan skor  6-11 11-9 5-11 11-7 9-11  .

Unggul 1-0, membuat Jabar semakin bersemangat untuk kembali meraih poin. Hasilnya M. Wahyudin bisa menggandakan kemenangan menjadi 2-0, setelah melalui partai sengit saat melawan Benjamin Koh dengan hasil akhir 11-7 11-7 7-11 8-11 8-11.

Zhilan Nurzhalilan akhirnya melengkapi kemenangan Jawa Barat menjadi 3-0, setelah pada pertandingan ketiga mampu mengalahkan Zacheus Yeo yang gagal memperkecil ketertinggalan setelah kalah 11-6, 11-6, 2-11.

Sementara itu , Wakil Deputi I Games Operations INASGOC, Djoko Pramono menilai kinerja panpel squash sudah menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan prosedur standar operasional yang telah ditetapkan.

“Panitia squash saya yakin mereka sudah punya pengalaman dalam hal penyelenggaraan kejuaraan nasional ataupun PON, tetapi untuk even sekelas Asia, Asian Games, squash belum pernah dilaksanakan di Indonesia. Nah ini pembelajaran dulu untuk panitia,” katanya.(B5)