KONI Kabupaten Bekasi Dapat Acungan Jempol dari Ahmad Saefudin

KAB. BEKASI, .- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, Ahmad Saefudin memberikan acungan jempol kepada KONI Kabupaten Bekasi. Pasalnya dibawah kepemimpinan Romli, KONI Kabupaten Bekasi dengan berani melakukan deklarasi disertai sumpah untuk bisa mempertahankan gelar juara di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2018 di Kabupaten Bogor mendatang. ‎

Bahkan deklarasi bertajuk ‘Mengawal Tradisi Juara’ tersebut tidak hanya dilakukan oleh KONI Kabupaten Bekasi saja namun juga turut andil Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin.

“Saya tidak nyangka bahwa baru kali ini ada kepengurusan yang berani mendeklarasikan bahwa juara harus bisa diraih lagi. Saya akan minta (KONIda) lain seperti itu. Semangat yang luar biasa,” ungkap Ahmad usai melakukan pelantikan kepengurusan KONI Kabupaten Bekasi dibawah kepemimpinan Romli masa bakti 2016-2020 di Gedung Serbaguna Wibawa Mukti, Komplek Gelanggang Olahraga Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Senin (3/4/2017).

Ahmad memaklumi hal itu dilakukan KONI Kabupaten Bekasi agar namanya tidak tercoreng di Porda XIII/2018 Kabupaten Bogor. Terlebih, pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 lalu, para atlet Kabupaten Bekasi berhasil memberikan kontribusi yang maksimal bagi Provinsi Jawa Barat. Sebanyak 45 medali emas, 21 Perunggu dan 21 medali Perak berhasil diraih.

Jumlah medali emas yang diraih tersebut, ternyata mengalahkan atlet Provinsi Jawa Tengah yang hanya mampu meraih 32 medali emas di multievent olahraga nasional empat tahunan tersebut.

“Maka saya minta pelihara atlet, sarana dan prasarana juga. Karena sudah ada buktinya, mereka juara Porda XII dan menyumbangkan beberapa medali emas untuk Jabar. Sehingga untuk di PON Papua, Jabar bisa kembali pertahankan gelar juara,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi, Romli mengatakan bahwa di kepengurusannya saat ini pihaknya memililki tanggung jawab yang berat lantaran akan mengawal tradisi ulang untuk mempertahankan juara umum di Porda XIII/2018 di Kabupaten Bogor.

“Ada beberapa atlet di renang pindah ke Kabupaten Bogor. Sulit memang, karena itu hak atlet. Padahal selama ini atlet itu kita bina. Tapi bukan masalah, karena ketika ada yang pindah, kita cari penggantinya. Dan mudah-mudahan juara tetap bisa kami pertahankan,” harapnya‎. (B2)