KONI Kota Bandung Puas Dengan Hasil BK Porda

BANDUNG,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung mengaku puas dengan hasil babak kulaifikasi (BK_ Porda XIII/2018 yang telah dilakukan oleh beberapa cabang olah raga. Bahkan, di beberapa cabor Kota Bandung mampu mendominasi dan tampil sebagai juara umum.

“Babak kualifikasi memang belum tuntas semuanya, karena masih ada beberapa cabang olah raga yang berlangsung sampai akhir Desember ini. Dan katanya bahkan beberapa cabor pelaksanannya menyebrang ke tahun 2018,”tutur Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana

Dia menambahkan, secara keselurahan dari hasil yang diraih oleh pengcab cabang olah raga di babak kualifikasi ini cukup membanggakan, dan menambah rasa percaya diri untuk Kota Bandung di Porda XIII/2018 Kabupaten Bogor nanti.

“Atlet yang meraih prestasi di babak kualifikasi minimal sudah sesuai dengan  apa yang telah diharapkan dan dihasilkan. Tetapi mudah-mudahan saat pelaksanaan Porda nanti ada peningkatan kualitas,”katanya.

Aan mengatakan, meski setiap cabang olah raga banyak meloloskan atletnya di Porda nanti. Namun, belum tentu atlet yang lolos di babak kualifikasi ini akan diberangkatkan. Karena KONI Kota Bandung akan membuat tim Porda yang ekefektif dan efisien.

“Jadi kemungkinan rankingnya yang nggak terlalu jauh, saya harap Binpres sudah menentukan kasarnya yang masuk ke semifinal kita kirimkan. tetapi untuk cabor terukur kalau atletnya catatan waktu terlalu jauh, tidak akan memaksakan untuk diberangkatkan. Termasuk bela diri, jika rankingnya lebih 10 besar, jangan memaksakan atlet tersebut diberangkatkan,”ujarnya.

Dia menambahkan, dibentuknya tim Porda yang efektif dan efisien ini, dilakukan untuk meminimalisir atlet non medali, karena berkaca pada pelaksanaan Porda XII/2014 di Kabupaten Bekasi lalu, jumlah atlet nonmedali masih terlalu banyak.

“Kita akan bentuk tim yang efektif dan efisien, sehingga nantinya tidak terlalu banyak atlet nonmedali bisa diminimalisir, jadi atlet yang dikirim betul-betul mempunyai potensi meraih medali baik itu emas, perak, maupun perunggu,”tutur Aan. (B4)