Kota Bandung Raih Juara Umum Babak Kualifikasi Porda Jabar XIII Cabor Squash

BANDUNG,- Kota Bandung dan Kabupaten Bogor berbagi gelar juara pada pelaksanaan babak kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII cabang olahraga Squash. Pada babak kualifikasi yang berakhir Minggu (12/11/2017) di lapangan Squash Siliwangi Center, Jalan Ambon Kota Bandung, Kota Bandung merebut lima gelar juara dan Kabupaten Bogor sebanyak tiga gelar juara.

Tiga gelar juara bagi Kabupaten Bogor disumbangkan Yeni Siti Rohmah dari nomor perorangan U-30 putri, Ahmad Syarifatulhuda dan Prian Satria Wibawa dari nomor ganda U-17 putra, serta dari nomor ganda campuran U-17 atas nama Ahmad Syarifatulhuda dan Sherly Handayani. Selain tiga medali emas, Kabupaten Bogor pun merebut dua medali perak dari nomor perorangan U-30 putra atas nama Muhammad Faisal dan nomor beregu U-25 putra atas nama Muhammad Faisal, Muhammad Fauzan Maghrifa, Azis Abdurahman, dan Prian Saputra Wibawa. Satu medali perunggu bagi Kabupaten Bogor disumbangkan Azis Abdurrahman, Yeni Siti Rohmah dan Syehabudin Fahmi dari nomor beregu campuran U-30.

Tim Squash Kota Bandung yang tampil sebagai juara umum, berhasil meraih lima medali emas, dua medali perak dan dua medali perunggu. Lima medali emas disumbangkan Agung Wilant dari nomor perorangan U-30 putra, Zalzabila dan Raifa Putri Yattaqi dari nomor ganda U-17 putri, lalu Muhammad Nur Tastafyan, M Zulfikar Abdurohman, Rafli Putra Raihan, dan Zhilan Nurzhalilan dari nomor beregu U-25 putra, serta Maudy Wafa Nadiyah, Femmy Meydini Lazuardi, Minarni, dan Herlianty dari nomor beregu U-25 putri.

Medali emas terakhir bagi Kota Bandung, disumbangkan dari nomor beregu campuran U-30 atas nama Agung Wilant, Yessy Andini Gitawati, Muhammad Nur Tastafyan dan Fitriani. Pada babak final yang digelar di lapangan Squash Siliwangi Center, Jalan Ambon Kota Bandung, Kota Bandung, Minggu (12/11/2017), tim Kota Bandung mengalahkan tim Kabupaten Bandung yang diperkuat Ahmad Zaery Sya’rani, Dewi Purnamasari, M Wahyudin Herdiansyah dan Lutfiah Maulina Zaen dengan skor 2-0.

Pada partai pertama dari tiga partai yang digelar di babak final nomor beregu campuran U-30, mempertemukan antara Agung Wilant kontra Ahmad Zaery Sya’rani. Pada partai pertama, Agung Wilant yang merupakan peraih medali perak SEA Games 2017 berhasil mengalahkan Ahmad Zaery dengan skor 3-0 (11-7, 11-5, 11-5).

Kepastian medali emas bagi Kota Bandung di nomor beregu campuran U-30 ditentukan di partai kedua antara Yessy Andini Gitawati melawan Dewi Purnamasari. Sempat tertinggal 1-11 di set pertama, Yessy berhasil membalikkan keadaan dengan merebut tiga set berikutnya dengan skor 13-11, 11-1, dan 11-7. Yessy pun memastikan kemenangan bagi Kota Bandung dengan skor 2-0 setelah mengalahkan Dewi Purnamasari dengan skor akhir 3-1.

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Squash Indonesia (PSI) Jabar, Tri Goestoro menuturkan, babak kualifikasi mempertandingkan sebanyak delapan nomor seperti yang akan dipertandingkan di Porda Jabar XIII pada tahun 2018 mendatang di Kabupaten Bogor. Pihaknya pun menetapkan pembatasan usia di beberapa nomor sebagai upaya pihaknya mendorong lahirnya atlet-atlet muda di Jabar.

“Kalau untuk potensi atlet muda memang belum terlihat tapi terlihat banyak pemain baru yang muncul serta animo dari kota dan kabupaten sangat tinggi karena peluang mereka meraih medali di Porda Jabar XIII makin terbuka. Kita cukup senang dengan banyaknya atlet yang mengikuti dan membuktikan jika pemasalan cabang olahraga squash di Jabar ini mulai berjalan,” ujar Tri saat ditemui usai penutupan babak kualifikasi di lapangan Squash Siliwangi Center, Jalan Ambon Kota Bandung, Kota Bandung, Minggu (12/11/2017).

Terkait dominasi dua daerah yakni Kota Bandung dan Kabupaten Bandung yang berbagi medali emas, Tri mengaku jika kondisi tersebut tidak lantas menjadi ukuran untuk di Porda Jabar XIII pada 2018 mendatang. Pasalnya, pada babak kualifikasi ini, tidak semua daerah yang menurunkan atletnya secara maksimal.

“Bisa saja, daerah-daerah itu masih membaca kekuatan daerah lain. Jadi hasil di babak kualifikasi ini bukan menjadi ukuran, kalau indikasi bisa saja. Tapi waktu ke pelaksanaan Porda Jabar XIII pada tahun 2018 masih jauh, masih satu tahun ke depan. Semua perubahan bisa saja terjadi, karena setelah babak kualifikasi ini dipastikan semua daerah akan berlatih lebih keras untuk bisa meraih medali emas. Saya senang karena akan ada persaingan di Porda Jabar XIII dan kita tidak ada istilah untuk bagi-bagi medali,” tegasnya. (B5)