Lifter Jabar Tunjukan Kemajuan Pesat Jelang Kejuaraan Asia

BANDUNG,- Jelang Kejuaraan Asia Mei 2017, lifter angkat berat Jawa Barat sudah menunjukan peningkatan performa yang signifikan. Tak sedikit dari lifter senior, bahkan sudah mampu melebihi catatan mereka di PON XIX.
Pelatih angkat berat Jabar Usdi Permana mengatakan, peraih medali emas PON XIX Fitria Martiningsih, Asep Nurdin dan M. Yusuf menjadi lifter dengan kemajuan terpesat. “Mereka sudah melampaui catatan angkatan mereka di PON XIX yang notabene memecahkan rekor PON dan rekor nasional ketika itu,” ujarnya di gymnasium PABBSI Jabar, Selasa (18/4/2017).
Asep Nurdin, kata Usdi, sudah mampu mengangkat beban seberat 340 kilogram untuk angkatan dead lift sejak pekan lalu. Catatan itu melampaui angkatan dead lift Asep Nurdin di PON XIX seberat 320 kilogram.
Tak berhenti sampai di situ, Usdi melansir Asep Nurdin pun tengah mencoba untuk memecahkan rekor dunia angkatan dead lift. “Rekornya adalah 352 kilogram dan tadi pagi Asep Nurdin sudah mampu mencoba 355 kilogram dan berhasil,” katanya.
Begitu juga dengan Fitria yang sempat beristirahat cukup lama pasca PON XIX. Dalam latihan sebelumnya, Fitria rata-rata baru mampu mengangkat beban 200 kilogram pada angkatan dead lift.
Meskipun demikian dalam sepekan terakhir, Usdi memastikan 210 kilogram sebagai beban teringan yang mampu diangkat Fitria pada dead lift. Angka itu merupakan catatan yang pernah diukir Fitria di PON XIX 2016 lalu.
Dengan kemajuan yang ditunjukan para anak asuhnya, Usdi optimistis lifter Jabar bisa berbicara banyak di Kejuaraan Asia Mei nanti. Namun Usdi belum berani menargetkan medali emas yang bisa diraih anak asuhnya itu. (B8)