PASI Jabar Tunggu Aturan PB

BANDUNG – Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Barat masih memegang peraturan dari PB PASI, yang sampai saat ini belum membahas mengenai rencana pembatasan usia di PON XX/2020 Papua.

“Saat Kongres PB PASI tanggal 17 Desember 2016 di Sentul, belum ada pembahasan mengenai pembatasan usia untuk PON tahun 2020 di Papua. Rencana pembatasan usia tersebut kan baru dikatakan Menpora, sehingga dari PASI Jabar pun belum membahas mengenai pembatasan usia ini,”tutur Sekretaris Umum Pengda PASI Jabar, Jucke M. Satria,

Jucke mengatakan, PASI sendiri mengacu kepada peraturan yang diterbitkan oleh International Association of Athletics Federations (IAAF), yang merupakan federasi atletik dunia. “Kita mengikuti aturan yang berlaku, dan dari IAAF sendiri belum ada acuan kesana, termasuk untuk SEA Games nanti. Kalaupun ada perubahan aturan nanti, kita akan ikuti,”katanya.

Dia menambahkan jika di tengah jalan peraturan pembatasan usia tersebut dilakukan, PASI Jabar tidak merasa khawatir karena dari segi pembinaan atlet-atlet muda pun terus berjalan mulai dari tingkat klub, Pengcab, PPLD, dan PPLP.

“Tentunya kasihan untuk atlet senior, karena di atletik puncak prestasi ada di usia-usia tertentu. Apalagi untuk nomor teknik, karena untuk bisa berkiprah baik ditingkat Asia Tenggara maupun dunia dibutuhkan waktu yang lumayan lama,”ucapnya.

Saat ini mayoritas atlet atletik Jabar yang tampil di PON XIX/2016 lalu sudah kembali ke daerah da nkesatuannya masing-masing. Namun, ada beberapa atlet yang tetap melakukan latihan di Kota Bandung.

“Seperti atlet dari Secapa AD, mereka sudah kembali bertuga. Namun, mereka tetap latihan di kesatuannya. Begitu juga atlet di daerah, mereka rata-rata bekerja sebagai PNS sehingga sudah kembali bekerja,”ujarnya.

Pembinaan yang dilakukan oleh Pengcab-Pengcab di daerah saat ini mulai terlihat peningkatannya. Bahkan daerah seperti Kota bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kuningan, Karawang, Kabupaten Bogor, Kota bogor, kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon semakin aktif membina bibit-bibit atlet poetsnial mereka. (B4)