PBVSI Jabar Pertanyakan Babak Kualifikasi

BANDUNG,- Keputusan Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat (Jabar) XIII Kabupaten Bogor, yang menyatakan babak kualifikasi yang digelar sebelum bulan Oktober 2017 tidak akan diakui dan diterima, dipertanyakan oleh  Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jabar. 
 
“‎Kalau sesuai aturan, seperti saat gelaran PON XIX kemarin hingga technical handbook, babak kualifikasi itu merupakan ranah cabang olahraga bukan penyelenggara,” ungkap Ketua Umum Engprov PBVSI Jabar, H MQ Iswara saat ditemui di salah satu hotel di Kota Bandung, Jumat (7/7).
 
Pihaknya pun ‎telah meminta Dispora Jabar untuk membicarakan hal tersebut dengan KONI Jabar dan PB Porda Jabar XIII Kabupaten Bogor. Bahwa kewenangan babak kualifikasi di ajang porda itu ada di pengprov cabang olahraga masing-masing.
 
“Kami sendiri di cabang olahraga bola voli akan menggelar babak kualifikasi di bulan September bukan Oktober. Untuk itu, ‎kami perlu ada kejelasan secepatnya dari KONI Jabar sebagai panitia pengarah maupun dari PB Porda Jabar XIII Kabupaten Bogor,” terangnya.
 
Untuk persiapan babak kualifikasi Porda Jabar XIII/2018 sendiri, PBVSI Jabar sudah menempuh beberapa tahapan. Mulai dari penetapan tata tertib, aturan untuk Porda Jabar XIII yang sudah dibuat, entry by number dan entry by name yang sudah dilakukan, penunjukkan tuan rumah babak kualifikasi,  serta kesiapan tuan rumah babak kualifikasi.
 
“Kami sendiri sudah akan segera menggelar babak kualifikasi Porda Jabar XIII di bulan september ini. Karena di bulan Oktober, kita masih banyak kegiatan lain mulai dari Kapolri Cup, Kapolda Cup, Piala Pangdam, Kejurnas, hingga Kejurda. Untuk tuan rumah babak kualifikasi bola voli indoor akan digelar di empat wilayah dengan tuan rumah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Bogor‎. Sedangkan untuk bola voli pantai akan digelar di satu lokasi yakni di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.(B1)