Piala Gubernur 2017 Jadi Ajang Pemanasan Babak Kualifikasi

BANDUNG, – Kejuaraan Taekwondo Piala Gubernur 2017 untuk kelompok junior jadi pemanasan atlet taekwondo Kota dan Kabupaten di Jawa Barat sebelum persiapan menuju babak kualifikasi Porda XIII 2017.  Sehingga diharapkan, tiap unit atau Pengcab TI di Jawa Barat agar mengirimkan para atlet untuk tampil pada kejuaraan TAekwondo Piala Gubernur 2017 yang digelar Jumat s.d Minggu (19-21/5/2017), di Komplek SPOrT Jabar Arcamanik, Bandung.
Sekretaris TI Jabar, Divie, kegiatan taekwondo Piala Gubernur merupakan agenda tahunan dan selalu menyedot atlet cukup banyak. Kejuaraan ini sangat tepat untuk mengasah pengalaman dan jam terbang para atlet usia muda dalam meniti karier menjadi atlet.
“Kejuaraan Taekwondo Piala Gubernur ini, dipastikan peserta akan membludak dan ajang ini murni untuk pembinaan. Para atlet taekwondo diharapkan ikut serta dalam kejuaraan ini,” ungkap Divie, di Sekretariat Taekwondo Jabar, Jln Pajajaran Bandung, Selasa (9/5/2017).
Pada kejuaraan ini ada tiga nomor yang dilombakan, yakni atlet kelahiran 2008-2006 (prakadet), kelahiran 2005-2003 (kadet), dan junior 2002-2000. Peserta prakadet diperbolehkan untuk naik kelas ke kadet, tetapi sebaliknya atlet kelas kadet dilarang naik ke kelas junior. Hal itu karena secara anatomi, atlet dari kelas kadet belum siap meladeni atlet junior karena rentan cedera.
Divie menjelaskan, para atlet senior andalan Jabar sekarang, mayoritas mereka pernah berlaga di Piala Gubernur itu. Hal ini menandakan ajang ini akan sangat bermanfaat bagi para atlet karena lawan yang dihadapi memiliki tipikal beragam.
Melihat pengalaman tahun lalu pada ajang yang sama, lebih dari 1.000 ikut berperan serta meramaikan persaingan di tingkat usia kadet. Ini semua tidak lepas dari prestasi taekwondo Jabar yang menorehkan sejarah merebut 12 medali emas dari 20 medali yang diperebutkan.
Pembinaan yang dilakukan selama empat tahun era kepemimpinan Ketua Umum Benny Rizal Gautama telah membuahkan hasil positif sehingga ikut menarik minat orangtua ataupun anak untuk menggeluti olah raga taekwondo. Dengan status 12 medali emas yang ditorehkan pada PON XIX 2016 itu, Jabar pun menyandang status sebagai kiblat taekwondo Indonesia. Belum lagi di kelompok junior, Jabar juga sukses menjadi juara umum kejurnas pada tahun 2016.(B.1)