Sebanyak 300 Lebih Atlet Airsoft Gun Ramaikan Bascom 2017

BANDUNG,-  Sebanyak 46 klub dari beberapa provinsi yakni Jawa Barat,  DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Papua, dan Jawa Tengah ikut meramaikan Bandung Airsoft gun Competition (Bascom) dengan memperebutkan Piala Ketua KONI Jawa Barat, di lapangan Atletik Pajajaran, Bandung, 13-14 Mei 2017.

Kejuaraan airsoft gun tersebut merupakan kali pertamanya digelar di Jawa Barat berkat kerjasama antara KONI Jabar dan Porgasi (Persatuan Olahraga Airsoft Gun Indonesia) Jabar. Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Syaefudin sangat mengapresiasi dengan kejuaraan airaoft gun tersebut sekaligus untuk lebih memperkenalkan kepada masyarakat luas terhadap olahraga airsoft gun.

“Olahraga ini ternyata sarat dengan nilai-nilai yang bisa mengaktualisasikan bagaimana kita ini memiliki jiwa kompetitif. Itu yang paling saya rasakan. Melihat keunikan seragamnya, antusiasmenya, dan apa yang dipakai saya rasa ini bisa mensupport olahraga-olahraga lain untuk menumbuh kembangkan bagaimana intuisi olahraga itu yang sebenarnya. Dan ternyata mereka memiliki jiwa-jiwa petualang tersendiri. Ini yang sulit kita dapatkan di olahraga yang lain,” ujar Ahmad usai membuka kejuaraan Bascom.

Karena itu sambung Ahmad, apabila olahraga airsoft gun dikawinkan dengan olahraga-olahraga lain apalagi ini bagian penting dari olahraga sepertinya akan bertumbuh kembang dengan baik dalam rangka menumbuhkan manusia yang sesungguhnya.

“Nilai prestasi olahraganya nanti akan kita lihat sepanjang kegiatanya dan antusiasme masyarakatnya seperti apa, serta nilai-nilai keolahragaanya seperti apa sehingga kita akan memperhitungkan dan mempertimbangkan kelayakan olahraga ini ke dalam olahraga yang sesungguhnya,” kata Ahmad.

Porgasi Jabar sendiri kata Ahmad sudah mengajukan pada saat RAT tahun lalu untuk masuk cabor berprestasi namun syaratnya memang tidak mudah, yakni jumlah kepengurusan kota/kab, harus beberapa kali mengikuti Kejurnas, dan bagaimana nilai dari masyarakatnya.

“Kalau memang pantas, ada kemungkinan akan kita eksibisikan di Porda 2018 nanti. Yang jelas saya secara pribadi senang ada olahraga baru yang bisa menuai pemuda-pemuda tersendiri untuk membentuk karakter building. Bahkan kalau Bascom ini pelaksanaanya baik, saya akan rutinkan setiap tahun untuk mempercepat olahraga ini diakui,” ucap Ahmad.

Ketua panitia penyelenggara, Riahanil Mahmudi menyebutkan jumlah atlet yang mengikuti Bascom sekitar 330 orang dan memperebitkan total hadiah Rp 25 juta. Kejuaraan ini dibagi dalam tiga kategori, yakni 5 on 5 AEG, 5 on 5 spring, dan sniper alley. “Kejuaraan ini pun menjadi ajang berkumpulnya penggemar airsoft gun se-Indonesia, sekaligus sebagai ajang sosialisasi airsoft gun,” jelasnya.(B4).