Squash Jabar Siapkan Pelatih di Daerah

BANDUNG,- Minimnya ketersediaan pelatih squash di kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat, membuat Pengprov Persatuan Squash Indonesia (PSI) Jawa Barat mulai melakukan penjaringan pelatih squash.

Penjaringan ini dilakukan bersama Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Jawa Barat, dengan melibatkan sumber daya manusia yang ada khususnya para mahasiswa olah raga yang sedang menjalani semester akhir.

“Sebelumnya kita sudah melakukan pelatihan peningkatan mutu tenaga keolahragaan melalui pelatihan pelatih squash tingkat Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Di Pelatihan ini juga kita sekaligus mensosialisaikan kepada kota dan kabupaten yang belum memiliki Pengcab PSI untuk segera membentuknya. Jumlah peserta yang ikut ada 54 peserta dari 9 pengcab PSI dan sisanya perwakilan dari kota dan kabupaten,” tutur Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Squash Indonesia (PSI) Jabar, Nuryadi, Jumat (22/9/2017).

Nuryadi menuturkan, Sembilan Pengcab PSI yang hadir adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Indramayu, dan Kota Bogor.

Sementara perwakilan peserta dari kota dan kabupaten yang belum memiliki Pengcab ada dari Ciamis, Kabupaten Sukabumi, Purwakarta, Sumedang, Garut, Majalengka, Subang, dan Pangandaran.

“Mayoritas peserta yang ikut merupakan mahasiswa olah raga, sehingga nantinya kita akan dorong mahasiswa yang sudah mengikuti mata kuliah permainan squash untuk menjadi pelatih di daerahnya masing-masing,”ujarnya.

Nuryadi mengatakan, pada kegiatan ini mereka akan mendapatkan pelatihan materi tingkat dasar mulai dari analisa permaian squash pelatih usia dini, modifikasi permainan karena keterbatasan sarana di daerah, sehingga prinsip modifikasi dilakukan dengan menggunakan lapangan bulu tangkis.

Dengan adanya pelatihan ini, Nuryadi berharap bisa muncul calon pelatih potensial masa depan yang mampu meahirkan atlet-atlet squash berprestasi di setiap daerah, karena squash merupakan salah satu cabang olah raga unggulan di Jawa Barat.

“Harapannya para pelatih yang muncul nantinya bisa mengembangkan olah raga squash di sekolah-sekolah, karena Jabar sendiri menjadi daerah yang rutin menyumbangkn atlet squashnya untuk nasional,”katanya. (B5)