Tim Inti Panahan Kota Bandung Sudah Terbentuk

BANDUNG,- Pengurus cabang (Pengcab) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bandung sudah membentuk tim inti panahan yang akan tampil pada Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XIII/2018 Kabupaten Bogor.

Ketua Umum Perpani Kota Bandung, Arif Prasetya mengatakan, untuk jumlah tim inti panahan Porda Kota Bandung diperkuat 28 atlet atau kuotanya sudah 100 persen. Para atlet yang masuk ekdalam tim inti ini merupakan hasil seleksi baik dari berbagai kejuaraan maupun latihan.

“Ke-28 atlet itu sudah komposisi tim inti Panahan Kota Bandung yang akan kita laporkan ke KONI Kota Bandung. Mereka hasil seleksi yang dilakukan di beberapa kejuaraan, dari pemantauan di pelaksanaan latihan, serta pelaksanaan uji tanding yang kita lakukan. Seleksi terakhir di ajang Ramadhan 2017 kemarin,”katanya.

Dia menuturkan, untuk komposisi atlet yang masuk dalam tim inti panahan Kota Bandung, sebagian besar masih mempertahankan komposisi atlet yang sebelumnya berlaga di Porda Jabar XII/ 2014 Kabupaten Bekasi.

Pada saat itu, tim Panahan Kota Bandung berhasil meraih 13 medali emas. “Disampaing itu, kita pun tetap mempersiapkan atlet cadangan jika sewaktu-waktu harus ada pergantian atlet. Jadi ada kemungkinan juga perubahan nama atlet dengan beberapa persyaratan yang kita tetapkan,” katanya.

Sementara untuk target medali emas yang diincar tim Panahan Kota Bandung di ajang Porda Jabar XIII/2018 di Kabupaten Bogor, Perpani Kota Bandung sudah menetapkan target sebanyak enam medali emas. Jumlah tersebut turun dari total medali emas yang diraih tim panahan Kota Bandung di ajang Porda Jabar XII tahun 2014 di Kabupaten Bekasi.

“Ini karena ada pengurangan nomor pertandingan juga di Porda Jabar XIII. Dari sebelumnya 32 nomor pertandingan, mengalami pengurangan sebanyak delapan nomor menjadi 24 nomor pertandingan. Belum lagi dengan wacana tidak dipertandingkannya nomor standar bow atau ronde nasional karena diisukan tidak dipertandingkan juga di PON XX di Papua pada tahun 2020 mendatang. Jadi target enam medali emas ini sudah cukup realistis,”ujarnya. (B5)