250 Atlet Anggar Bersaing di Sirkuit III Jabar

BANDUNG,- Sebanyak 250 atlet anggar dari 15 kabupaten kota bersaing menjadi yang terbaik pada Sirkuit III Jawa Barat yang digelar di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (5/8/2018) sampai Rabu (8/8/2018). Pada kejuaraan ini dipertandingkan empat kategori, yakni pra kadet, kadet, junior, dan senior.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Jawa Barat  Asyanti Rozana Thalib mengatakan, sirkuit anggar Jabar merupakan agenda tahunan dari Ikasi Jabar. Dia berharap, kejuaraan ini juga akan mengasah kemampuan para atlet sehingga dapat memperbaiki prestasi Jabar pada kejauraan yang berlevel lebih tinggi, seperti Jabar Open. Seperti diketahui, pada Jabar Open 2018 yang sukses diselenggarakan beberapa waktu lalu, Jabar gagal masuk 3 besar, kalah bersaing dari tim Brunei Darussalam dan Sumatera Selatan yang memang menjadi barometer kekuatan anggar nasional.
“Saya berharap dengan banyaknya kompetisi, kualitas atlet dapat semakin membaik. Jumlah peserta dari tahun ke tahun alhamdullilah selalu meningkat. Sirkuit ini diharapkan jadi ajang regenerasi dan pembibitan atlet muda agar kelak menjadi generasi penerus anggar pada berbagai kejuaraan, baik nasional, dan terutama internasional. Semakin banyak kompetisi akan semakin bagus untuk pengalaman bertanding para atlet sejak usia muda,” ujar Asyanti saat ditemui seusai membuka secara resmi kejuaraan, Senin (6/8/2018).

Sebagai ganjaran, Ikasi Jabar menyediakan hadiah total lebih dari Rp 22 juta rupiah. Sementara itu pada hari kedua kejuaraan, para atlet anggar Karawang tampil dominan. Selain menempati ranking teratas pemeringkatan 16 atlet terbaik pada kelas floret prakadet sampai kadet, atlet-atlet anggar muda Karawang juga menembus fase 16 Besar kejuaraan.Meskipun demikian, Ayanti yakin, persaingan akan semakin kompetitif saat kejuaraan memasuki fase gugur.

“Karawang memang masih dominan sementara ini. Mereka menjadi salah satu kekuatan anggar Jawa Barat. Tapi saya yakin, persaingan akan lebih merata lagi, terutama saat sudah memasuki babak-babk penentuan. Kekuatan daerah lain juga sudah meningkat dan lebih merata,” ujar Asyanti. (B10)