Anggaran Belum Turun, Persiapan Atlet Kota Bandung Terganggu

BANDUNG,- Persiapan para atlet Kota Bandung menghadapi putaran final Porda Jabar XIII/2018 terbentur oleh ketiadaan dana. Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Bandung menyatakan, hingga memasuki triwulan kedua  2018, anggaran persiapan Porda mencapai 50 milyar yang diajukan kepada Pemerintah Kota Bandung masih juga belum turun.
“Keterlambatan anggaran ini tentunya mengganggu program persiapan yang sudah kami susun sejak awal tahun. Triwulan pertama sudah lewat, banyak tahapan program yang akhirnya tidak bisa dilaksanakan karena tidak ada anggaran, misalnya tes fisik atlet,” ujar Ketua Umum KONI Kota Bandung seusai rapat koordinasi dengan DPRD dan Pemerintah Kota Bandung di Gedung DPRD Kota Bandung.
Dia berharap, melalui pertemuan dengan DPRD dan Pemkot Bandung tersebut akan ada upaya percepatan pendistribusian anggaran untuk persiapan Porda. Dengan demikian, sejumlah tahapan persiapan yang terlewati masih bisa dilaksanakan dengan pemadatan program.
“Minimal waktu efektif persiapan itu empat bulan untuk pemusatan latihan. Kalau saja anggaran bisa turun April, kami masih bisa memadatkan program persiapan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemkot Bandung supaya anggaran persiapan Porda bisa rampung didistribusikan pada April ini.
“Apakah secara bertahap atau langsung keseluruhan, pokoknya harus selesai April ini. Anggaran ini kebutuhan mendesak, jangan sampai berdampak pada menurunnya semangat dan motivasi atlet untuk mempersiapkan diri,” kata Achmad.
Dia memaklumi kekhawatiran KONI Kota Bandung atas keterlambatan pendistribusian anggaran ini. Pasalnya, kebutuhan atlet mulai dari perlengkapan, pendaftaran kepesertaaan, hingga penyediaan akomodasi harus dilakukan jauh-jauh hari.
“Kami memantau terus persiapan KONI Kota Bandung yang punya misis membawa Bandung juara. Jadi memang (anggaran) harus segera dari sekarang. Semoga bisa diwujudkan dalam waktu dekat,” ucapnya.
Menurut Achmad, keterlambatan pendistribusian anggaran dari Pemkot Bandung kepada KONI Kota Bandung disebabkan adanya ganjalan dalam hal pemeriksaan keuangan. DPRD Kota Bandung, kata Ahmad, meminta masalah tersebut dapat segera diatasi supaya anggaran dapat didistribusikan secepatnya.
“Yang pasti uangnya itu ada, tidak akan hilang. Ganjalannya ada pada konteks pemeriksaan keuangan. Jadi, Pemkot dan KONI Kota Bandung harus sinkron. Selagi anggaran belum turun, kami juga KONI Kota Bandung tetap berupaya menjaga motivasi para atlet” kata Achmad. (B10)