ASTAF Tawarkan Timnas Takraw Indonesia Untuk Berlatih di Thailand

BANDUNG,- Federasi Sepak Takraw Asia atau Asian Sepak Takraw Federation (ASTAF) undang beberapa negara peserta termasuk tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018 untuk melakukan latihan di Thailand.

Presiden ASTAF sekaligus Sekjen Federasi Sepak Takraw Dunia (Internasional Sepak Takraw Federation), Dato Abdul Halim bin Kader, mengaku bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan Thailand untuk memanfaatkan salah satu pusat pembinaan olahraga di Thailand sebagai pusat pelatihan sepak takraw Asia.

“Kami (ASTAF) telah bekerjasama dengan Persatuan Sepak Takraw Thailand yang telah menjadikan salah satu gedung pembinaannya sebagai pusat akademi sepak takraw di Asia, dan kami telah memiliki kesepakatan untuk mengumpulkan negara-negara di Asia untuk kami latih di sana,” ungkap Dato saat dijumpai di Hotel El Royale, Kota Bandung, Selasa (24/4/2018)

Lanjutnya, pada beberapa waktu yang lalu pihaknya mengaku tengah menawarkan kepada Indonesia khususnya tim cabang olahraga (cabor) sepak takraw untuk menjalani program latihan secara cuma-cuma.

“Dalam hal ini saya telah menawarkan kepada sepak takraw Indonesia baik putra maupun putrinya untuk jalani latihan secara cuma-cuma sebelum menghadapi Asian Games XVIII/2018 di Palembang, nanti,” katanya.

Ia menilai, dengan memberikan kesempatan tim sepak takraw Indonesia berlatih di Thailan akan membawa keuntungan yang besar bagi Indonesia. Pasalnya pada saat yang sama mereka bisa melihat bagaimana kekuatan lawan melalui  Sport Intelegence yang dimiliki.

“Pasukan sepak takraw India, Korea Singapura, Filipina dan Thailand nanti ada disana, dan apa yang hisa dilakukan disana? Semua negara termasuk Indonesia bisa melihat bagaimana kekuatan lawan, bagaimana mereka bermain, ini akan sangat membantu bagi para pelatih Indonesia,” ucapnya.

Diluar itu pihaknya juga mengaku akan menyiapkan pelatih-pelatih sepak takraw terbaik di Asia untuk lebih meningkatkan kemampuan sepaktakraw Indonesia.

“Jadi hal ini kami buat untuk meningkatkan keterampilan, skill, teknik, speed dan mental para pemain sepak takraw Indonesia yang merupakan tuan rumah Asian Games XVIII, jadi kami punya juru latih yang bisa bantu Indonesia nanti,”pungkasnya. (B3)