Babak Kualifikasi Porda Jabar XIII Jadi Tanggung Jawab Cabang Olahraga Bersangkutan

BANDUNG,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat sebagai Panitia Pengarah (Steering Committe, SC) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII/2018 menegaskan, pelaksanaan babak kualifikasi menjadi tanggungjawab setiap cabang olahraga. Hal ini seiring dengan surat yang dilayangkan Panitia Besar (PB) Porda Jabar XIII/2018 Kabupaten Bogor ke cabang olahraga.

Pada surat bernomor 004 tersebut memuat perihal tentang Pemberitahuan Babak Kualifikasi (BK) dan Penyusunan Technical Handbook (THB) dan ditujukan kepada Pengurus Provinsi Cabang Olahraga se Jawa Barat. Surat yang ditandatangani langsung Ketua Umum PB Porda Jabar XIII/2018 Kabupaten Bogor, Nurhayati tersebut pun ditembuskan kepada Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Ketua Umum KONI Provinsi Jabar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota se Jawa Barat serta Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota se Jabar.

Dalam surat tersebut, terdapat empat poin yang ditekankan. Yakni terkait kewajiban Pengurus Provinsi untuk mengirimkan draft THB yang akan dilakukan pembahasan bersama bidang pertandingan antara bulan Juni sampai Juli 2017, lalu daftar nama atlet yang harus masuk ke PB Porda XIII Jabar pada bulan Agustus 2017, pengesahan atlet oleh PB Porda XIII Jabar pada bulan September 2017 serta pelaksanaan babak kualifikasi yang dimulai pada bulan Oktober 2017. Pada poin keempat pun, PB Porda Jabar XIII/2018 Kabupaten Bogor menegaskan jika babak kualifikasi yang dilakukan sebelum bulan Oktober 2017 dinyatakan tidak diterima.

Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin menuturkan, penentuan penyelenggaraan babak kualifikai Porda merupakan keputusan bersama mengingat tempat penyelenggaraan dan berkaitan dengan dana penyelenggaraan yang akan dibantu PB Porda. Selain itu, pelaksanaan babak kualifikasi pun berdasarkan perhitungan dari masing-masing cabang olahraga.

“Yang terpenting, kita yakini bahwa setiap penyelenggaraan babak kualifikasi itu adalah tanggungjawab cabang olahraga masing-masing. Dan memang seperti itu risalah aturan mainnya,” ujar Ahmad saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (21/6/2017).

Untuk itu, pelaksanana babak kualifikasi untuk Porda Jabar XIII/2018 sendiri bisa dilakukan sejak bulan Agustus 2017 kedepan sesuai dengan perhitungan setiap cabang olahraga yang bersangkutan. Dengan demikian, babak kualifikasi Porda Jabar XIII/2018 menjadi kewenangan dari cabang olahraga bersangkutan yang hasilnya dilaporkan kepada PB Porda Jabar XIII/2018.

“Intinya semuanya tidak akan ada yang dirugikan. Dan pelaksanaan babak kualifikasi itu jadi kewenangan setiap cabang olahraga,” tegasnya. (B3)