Bandung Jadi Pembuka Turnamen Daihatsu ASTEC Open 2018

BANDUNG,- Setelah sukses menggelar Daihatsu lndonesia Masters pada Januari 2018, Daihatsu kembali bekerjasama dengan Alan & Susy Technology (ASTEC) menggelar turnamen bulutangkis, Daihatsu ASTEC Open 2018 untuk kali ketiga. Turnamen yang digelar sejak 2016 ini pun sudah masuk dalam agenda Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan level Sirkuit Nasional B.
Pada turnamen tahun 2018, Daihatsu ASTEC Open 2018 akan digelar di 10 kota besar di Indonesia. Kota Bandung sendiri akan menjadi kota pertama yang menggelar turnamen Daihatsu ASTEC Open 2018 di Sport Hall UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, 19-24 Februari 2018.
“Meningkatnya jumlah kota dan level turnamen, tidak lepas dari tingginya animo masyarakat terhadap olahraga bulutangkis ini. Setelah di Bandung, kita akan lanjutkan di Bali, Makasar, Yogyakarta, Pontianak, Batam, Padang, Banjarmasin, Manado, dan terakhir di Jakarta pada 2 Desember 2018,” ujar
Promotion Departemen Head Astra Daihatsu Motor, Eko Priyanto saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Rabu (14/2/2018).
Turnamen sendiri, dibagi dalam beberapa kategori usia mulai dari U-13, U-15, U-17, U-19, Dewasa, dan Veteran. Selain pertandingan, para atlet pun akan mendapatkan coaching clinic langsung dari legenda hidup bulutangkis Indonesia, Alan Budikusuma dan Susi Susanti.
“Kita berharap turnamen ini bisa memberikan kontribusi untuk mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia di dunia internasional,” tegasnya.
Penggagas turnamen, Alan Budikusuma menambahkan, turnamen perdana Daihatsu ASTEC Open 2018 di Kota Bandung ini dipastikan akan diikuti oleh atlet bulutangkis dari beberapa klub bulutangkis ternama di tanah air. Seperti PB Djarum Kudus, SGS Elektrik Bandung, Mutiara Cardinal Bandung, Exist Jakarta dan klub ternama tanah air lainnya.
“Untuk kejuaraan ASTEC Open sendiri sudah digelar sejak tahun 2003 dan baru kerjasama dengan Daihatsu di tahun 2016. Kita menggelar turnamen ini untuk membantu PBSI mencari bibit atlet bulutangkis di seluruh Indonesia yang tujuan akhirnya mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia di dunia. Di tahun ini sendiri kita gelar di 10 kota, sedangkan di tahun sebelumnya hanya di 7 kota, tanpa Kota Bandung,” pungkas Alan.
‎Hingga saat ini, pada turnamen bulutangkis Daihatsu ASTEC Open 2018 di Kota Bandung sebanyak 854 atlet sudah melakukan pendaftaran yang ditutup pada 10 Februari 2018. Undian atlet di setiap kategori usia pun sudah dilakukan dan akan mempertandingkan sebanyak 854 laga.
“Turnamen ini pun masuk kategori penambahan poin bagi setiap atlet dan itu bisa menjadi perhitungan bagi mereka untuk bisa dipanggil pelatnas yang saat ini sudah dihuni oleh 100 atlet dari kelompok usia 15 tahun. Dan khusus untuk juara di kelompok taruna dan remaja, mereka akan dikirim ke Jepang untuk bertandingan disana,” pungkasnya. (B3)