Bupati Aa Minta KBB Raih Posisi Tiga di Porda

NGAMPRAH,- Kontingen Kabupaten Bandung Barat siap berkompetisi untuk memperebutkan medali pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2018 Jawa Barat. Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna berharap kontingen KBB bias memperbaiki peringkat dengan menempati posisi 3 pada pesta olah raga antardaerah di Jawa Barat tersebut.
“Semoga KONI dan selurh atlet KBB mampu meraih prestasi, maju jeung lumpat. Kami berharap bias naik jadi peringkat 3 Besar, atau minimal tetap di posisi 4 besar,” ujar Aa Umbara saat melepas kontingen atlet dan ofisial KBB untuk Porda di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Minggu (30/9/2018).
Dia menilai, apabila prestasi kontingen KBB sampai menurun dan posisinya melorot hingga terlempar dari 4 Besar, maka evaluasi akan dilakukan termasuk pada kepengurusan KONI KBB.
“Jika turun ke posisi 5 atau lebih maka terpaksa pengurus KONI KBB pun harus diparkir,” tutur Aa yang melepas kontingen bersama Wakil Bupati KBB Hengky Kurniawan.
Kontingen KBB untuk Porda XIII berjumlah total 1.050 orang. Kontingen tersebut terdiri dari 616 atlet, 107 pelatih, dan sisanya adalah wasit, mekanik, hingga ofisial lainnya. Para atlet yang akan berlaga itu berasal dari 49 cabor dari 53 cabor keseluruhan.
Ketua Harian KONI KBB Sumardianto mengatakan, mereka merupakan atlet andalan KBB yang diharapkan bisa mengumpulkan medali sebanyak-banyaknya untuk mempertahankan posisi empat besar.
“Cabor unggulan kami adalah gulat, selam, dan dayung. Dari tiga cabor itu dibebankan raihan di atas 35 medali emas. Sementara cabor-cabor yang lain usdha berkomitmen meraih minimal 1 medali emas,” ujarnya.
Sumardianto optimistis, KBB bisa bertahan di posisi empat besar sesuai dengan estimasi perolehan medali dari 7 cabor terukur, 9 cabor bela diri, 13 cabor akurasi, 5 cabor nilai dan 9 cabor keterampilan.
“Sementara itu enam cabor lainnya, tergolong masih baru sehingga estimasi menyumbangkan emasnya masih 50:50. Keenam cabor tersebut adalah muathai, boling, gateball, handball, arung jeram dan petangque. Untuk ketua kontingennya dipegang langsung sama Bapak Bupati. Dan untuk devile, akan dipimpin Pak Wabup. Alhamdulillah respon dan dukungan mereka berdua, luar biasa sehingga mau terjun langsung memimpin kontingen,” ujarnnya.
Pada Porda 2014, KBB finis di peringkat 4 dengan raihan 45 medali emas, 40 perak, dan 61 perunggu. Perolehan medali BB terpaut cukup jauh dari Kota Bekasi yang menjadi juara umum dengan 152 emas, 118 perak, dan 112 perunggu. Sumardianto menilai, merealisasikan target masuk 4 besar pada Porda 2018 tidak akan mudah.
“Untuk bersaing masuk 4 Besar, KBB akan bersaing dengan Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung, Tasikmalaya, dan Kabupaten Karawang,” kata Sumardianto.
Sementara itu Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Bandung Barat Cecep Ahmad Sudrajat mengatakan, atlet-atlet KBB memiliki potensi untuk meraih hingga 86 medali emas, 45 perak, 60 perunggu pada Porda XIII/2018 di Kabupaten Bogor.
“Kami akan berupaya memenuhi proyeksi itu. Namun dengan raihan 60 sampai 70 emas, dari sisi perhitungan itu sudah bisa untuk masuk 4 Besar,” kata Cecep. (B2)