Dadan : “Saya Ingin Menjadi Pelatih Tinju”

BANDUNG,- Pensiun dari atlet tinju bukan berarti gantung sarung tinju begitu saja lalu berdiam diri tanpa menyentuh sedikit pun olahraga yang sudah membesarkannya itu. Tidak. Hal itu tidak berlaku bagi sosok yang satu ini. Dadan Amanda namanya.
Lelaki kelahiran 20 Juli 1987 lalu ini membuktikan bahwa setelah tak lagi menjadi atlet tinju dirinya tetap beraktifitas di dunia olahraga keras yang sudah membesarkanya ini.
“Waduh, gak bisa pisah Kang. Tinju adalah olahraga yang menjadi bagian dari hidup saya. Kalau boleh disebut, tinju adalah istri kedua setelah Raisa (atlet judo Nasional istri Dadan). Kalau gak bisa jadi atlet lagi, ya saya ingin fokus jadi pelatih,” ucap Dadan.
Sukses meraih medali emas berturut-turut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2008, 2012 dan 2016 ini, Dadan berharap akan ada atlet yang menggantikan prestasi tersebut seperti dirinya.
Diakui Dadan kalau prestasinya di olahraga tinju ini yang digelutinya ini, belum ada apa-apanya. Jika dibandingkan dengan atlet cabang olahraga lain.
“Tapi paling tidak, membuat hattric dengan tiga kali juara pada ajang sekelas PON tentunya menjadi catatan penting buat saya,” kata Dadan yang selalu bermain di kelas 56 kg (bantam) ini.
Ada rasa bangga saat menjadi atlet tinju dan membuat catatan dengan berturut-turut meraih medali emas pada PON.
“Tapi saya akan sangat bangga lagi suatu saat nanti dapat menciptakan atlet tinju melebihi prestasi yang sudah saya buat ini. Dan atlet itu hasil binaan dan yang melatihnya adalah saya sendiri,” harap Dadan.
Cita-cita menjadi pelatih memang telah menjadi keinginan Dadan sejak lama. Bahkan PNS di Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat ini pun membuktikannya ketika menerima tawaran untuk mengikuti pelatihan pelatih di Korea belum lama ini yang diprakarsai KONI Jawa Barat.
“Ini awal saya mengikuti pelatihan tinju di Korea. Alhamdulillah ilmunya sangat bermanfaat sekali. Mudah-mudahan ada lagi pelatihan pelatihan lainnya nanti,” ucap Dadan.
Dadan berharap KONI Jabar masih terus melanjutkan program pelatihan ke Korea yang sudah berjalan beberapa waktu laku.
“Saya berterimakasih pada KONI Jabar, yang sudah memberi saya kesempatan ikut pelatihan kemarin ke Korea. Mudah-mufahan program ini tetap berkelanjutan dan saya masih mendapat kesempatan ikut,”harap Dadan. (B9)