Erwin Heran Dengan Langkah PP FHI Pusat

BANDUNG,- Ketua Pengprov Federasi Hoki Indonesia (FHI) Jawa Barat, Erwin Kustyawati mengaku heran dengan langkah PP FHI Pusat yang telah memecat dirinya karena dianggap telah mengirimkan delapan atlet Jabar ke Kejuaraan di Thailand dan tidak menandatangani fakta integritas.
Padahal kata Erwin, delapan atlet yang berangkat ke Thailand murni atas pribadi masing-masing atlet, bukan dikirim oleh Jabar. Bahkan pihak Pengprov FHI Jabar pun tidak tahu menahu jika 8 atlet hoki asal Jabar berangkat ke Thailand.
“Tiba-tiba saya mendapat sanksi karena dianggap tidak loyal dan mengijinkan atlet berangkat ke Thailand. Semuanya tentu saya sanggah karena saya sangat loyal kepada PP FHI dan tidak mengirimkan atlet kami ke Thailand. Kami pun baru tahu setelah para atlet berada di Thailand. Mereka berangkat atas inisiatif pribadi masing-masing atlet setelah dihubungi PB PHSI,” ungkap Erwin akhir pekan lalu di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Bandung.
Memang lanjut Erwin, dirinya tidak mau menandatangani fakta integritas alasannya harus dirapatkan dulu bersama, dimana klausulnya harus menguntungkan semua pihak. “Karena menurut saya rapat integritas itu harus diundang semua dan duduk bersama, bukan dikirim satu per satu hasilnya,” jelas Erwin lagi.
“Terus terang saya merasa ditekan karena prosesnya begitu cepat, seolah-olah saya tidak diberi waktu untuk berpikir panjang. Saya dipecat tapi diberi waktu untuk menggelar Munaslub, namun dari hasil Munaslub, saya tetap terpilih secara aklamasi, dari 17 pengcab kabupaten/kota, 14 tetap mempercayai saya,” papar Erwin.
Namun, apabila memang PP FHI pusat tetap menolak FHI Jabar dipimpinnya kata Erwin tidak masalah. “Saya nothing to lose kalau pusat tidak menginginkan saya, tapi kalau saya mundur berarti saya mengkhianati hasil aklamasi Munaslub. Itu harus jadi pemikiran juga,” ucap Erwin.
Erwin berharap PP FHI Pusat memberi kesempatan untuk berbicara karena dengan adanya permasalahan seperti ini lanjutnya, FHI Jabar sedikit terganggu untuk persiapan Porda Jabar. Apalagi prestasi cabor hoki Jabar cukup memuaskan dan pembinaan berjalan terus.
Seperti diketahui organisasi Hoki Indonesia dipusat terjadi dualisme, yakni PB PHSI pimpinan Raj Kumar Singh yang diakui Internasional dan PP FHI pimpinan Yus Adi Kamrullah diakui KONI Pusat.(B6)