FOBI Jabar Lantik Tujuh Pengcab Secara Serentak

LEMBANG,- Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Jawa Barat melantik secara bersama tujuh pengurus cabang, yang diadakan di Abadi HASH, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (19/11/2017).

Ketujuh Pengcab FOBI yang resmi  dilantik adalah Kota Bandung (2017-2021), Kota Sukabumi (2016-2020), Kabupaten Bandung Barat (2017-2021), Kabupaten Bogor (2017-2021), Kota Bogor (2017-2021),  Kabupaten Bekasi (2017-2021),  dan Kota Bekasi (2017-2021).

Ketua Umum Pengprov FOBI Jawa Barat, Djonni Andhella mengatakan, dengan dilantiknya tujuh Pengcab ini maka olah raga barongsai sudah memenuhi syarat untuk bisa dipertandingkan di Porda.

“Kita sudah memiliki sembilan Pengcab, dan rencananya di Porda XIII/2018 Kabupaten Bogor, barongsai diharapkan akan masuk menjadi salah satu cabang olah raga ekesbishi. Sekarang kita sedang susun teknis peraturannya,”katanya.

Djonni mengatakan, saat FOBI Jabar sedang gencar melakukan sosialisasi ke daerah-daerah, dengan harapan kedepannya jumlah pengurus cabang bisa semakin bertambah. Selain itu, dalam waktu dekat ini juga akan diadakan kejuraan barongsai.

“Jumlah klub barongsai yang ada di Jawa Barat ada sekitar 70, bahkan beberapa diantaranya telah meraih gelar juara diberbagai kompetisi baik itu skalanya nasional maupun internasional. Tim Indonesia sendiri bahkan pernah meraih juara dunia,”ujarnya.

Sejak masuk kedalam keanggotaan KONI, FOBI terus gencar mensosialisasikan olah raga ini agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. pengurus besar FOBI dan pngprov-pengprov yang ada di Indonesia pun rutin mengadakan kejuaraan, dan bahkan mengundang peserta dari negara luar.

Pengprov FOBI Jabar sendiri telah menyusun serangkaian kalender even, termasuk penyelenggaraan kejuaraan yang akan diadakan pada awal tahun mendatang. Selain sebagai ajang prestasi, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari program pembinaan yang berkesinambungan .

Sebelum pelantikan tujuh Pengcab, Pengrov FOBI Jabar bekerja sama dengan PB juga telah mengadakan kegiatan penataran dan pelatihan pelatih dan juri nasional, yang diadakan pada tanggal 17-19 November.

Even tersebut merupakan pertama kalinya diselenggarakan, dan animo dari peserta sendiri sangat besar dimana hampir seluruh pengprov mengirimkan perwakilan pelatih dan jurinya untuk mengikuti pelatihan ini.

“Diharapkan dari pelatihan ini para pelatih bisa meularkan ilmunya, sehingga kedepannya bisa melahirkan dan mencetak bibit-bibit atlet yang sangat potensial. Para peserta sangat antusias, terbuki dari pagi sampai malam mereka begitu semangat mengikuti setiap materi yang diberikan,”tuturnya. (B2)