Gelar Rakerprov, PBVSI Jabar Bahas Program Kerja 2018

BANDUNG,- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat akan menyusun program kerja untuk tahun 2018 saat pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PBVSI Jabar 2018. Rakerprov yang akan diikuti oleh pengurus cabang PBVSI kota/kabupaten di Jabar ini, rencananya digelar pada pertengahan Februari 2018.
Ketua Umum Pengprov PBVSI Jabar, H MQ Iswara menuturkan, selain merupakan amanat AD/ART, pelaksanaan rakerprov di tahun 2018 sendiri menjadi agenda penting untuk menyusun program kerja PBVSI Jabar dalam satu tahun kedepan. Beberapa agenda pun akan menjadi bahasan pokok pada pelaksanaan Rakerprov PBVSI Jabar tahun 2018.
“Jadi kegiatan rakerprov ini bukan sekadar rapat biasa untuk menggugurkan kewajiban dari amanah AD/ART. Rakerprov ini menjadi salah satu bagian bagi pembinaan olahraga bola voli di Jawa Barat yang salah satunya untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi bola voli Jabar di even PON XX tahun 2020 mendatang. Jadi meski di tingkat pusat tidak ada rakernas karena ada musornas, kita tetap gelar rakerprov ini,” ujar Iswara saat ditemui di sekretariat Pengprov PBVSI Jabar, Jalan Lodaya Kota Bandung, Jumat (2/2/2018).
Beberapa hal yang akan jadi pembahasan di rakerprov mulai dari bidang organisasi hingga bidang pembinaan prestasi, termasuk persiapan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII tahun 2018. Tak hanya itu, pada rakerprov kali ini pun akan dipaparkan terkait program kegiatan yang sudah dilakukan PBVSI Jabar di tahun 2017 beserta laporan keuangan.
“Untuk pembahasan di bidang organisasi, salah satunya kita akan melakukan revitalisasi kepengurusan. Ini kita lakukan karena ada pengurus yang tidak aktif, memiliki jabatan rangkap di organisasi olahraga, atau karena memang berhalangan tetap. Ini kami lakukan untuk tetap menjaga berjalannya fungsi organisasi lebih baik kedepan,” terangnya.
Untuk revitalisasi sendiri, lanjut Iswara, merupakan hak prerogatif dari ketua umum. Revitalisasi rencananya akan dilakukan dalam jangka waktu 14 hari kedepan dan akan dipaparkan saat pelaksanaan Rakerprov PBVSI Jabar tahun 2018 nanti.
“Salah satu posisi yang vital dan harus secepatnya ditetapkan pengganti atau pelaksana tugas yakni di posisi Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi yang dijabat Pak Yamin Nuriman. Saat ini, beliau dalam kondisi sakit sehingga tidak memungkinkan menjalankan fungsinya dan posisinya akan diisi oleh Gugi Gustaman sebagai Plt,” tambahnya.
Sedangkan di bidang pembinaan dan prestasi, rakerprov akan membahas terkait ketentutan serta aturan pada pelaksanaan Porda Jabar XIII, Oktober 2018 mendatang. Diantaranya penentuan supervisor Porda Jabar XIII bagi bola voli indoor dan bola voli pantai.
“Pada rakerprov pun akan dibahas dan dibuat tata tertib sekaligus aturan-aturan lain mengenai Porda Jabar XIII, baik di indoor maupun pasir. Salah satunya mengenai ketentuan daftar pemain untuk Porda Jabar XIII. Dan terakhir, kita akan melakukan audiensi dengan Dispora Jabar maupun pihak terkait lain di bidang keolahragaan untuk kemajuan olahraga bola voli di Jabar,” pungkasnya. (B3)