Gunakan Atlet Binaan Sendiri, Kota Bandung Pastikan Ikut Porda Jabar XIII

BANDUNG,- Komite Olahraga Nasional Indonesia  Kota Bandung memutuskan mengirim wakilnya ke ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII di Kabupaten Bogor yang akan digelar Oktober 2018 mendatang. Kepastian tersebut muncul setelah mendapat dukungan dari Komisi D DPRD Kota Bandung serta para pengurus cabang olahraga saat pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Kota Bandung 2018 di Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung.
sementara itu, Ketua KONI Kota Bandung Aan Johana mengatakan, pihaknya‎ berencana tidak akan mengirimkan perwakilan atlet ke Porda Jabar XIII karena adanya indikasi tindakan tidak sportif diantaranya proses mutasi atlet ilegal. Namun setelah mendapatkan dukungan dari legislatif dan para pengurus cabang olahraga, kekhawatiran dan keraguan tersebut pupus.
“‎Alhamdulillah, semua terjawab di RAT ini dan keraguan kita pun terjawab. Pengurus KONI Kota Bandung, pihak pemkot Bandung, legislatif hingga pengurus cabang olahraga menyatakan siap untuk berlaga di Porda Jabar XIII pada Oktober 2018 mendatang. Itu menjadi esensi utama dari hasil RAT ini,” ujar Aan saat ditemui usai pelaksanaan RAT KONI Kota Bandung 2018 di Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Kamis (14/2/2018).
Dalam RAT tersebut, semua stakeholder keolahragaan Kota Bandung telah menyatakan tekad ‎dan semangatnya untuk berjuang meraih prestasi terbaik di Porda Jabar XIII. Semua pihak, telah sepakat untuk membangun soliditas dan kebersamaan untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Bandung.
“Semua menyatakan siap menghadapi apapun yang terjadi di Porda Jabar XIII nanti, termasuk dengan target yang kami pikir tidak realistis yang digaungkan tuan rumah Kabupaten Bogor. ‎Bagi kami sekarang adalah bagaimana atlet-atlet Kota Bandung bisa mencetak prestasi maksimal serta berkontribusi bagi Jabar dan Indonesia,” terangnya.
Terkait target juara umum yang dicanangkan sebelumnya, Aan mengaku jika pihaknya menetapkan target yang realistis. ‎Bahkan keberhasilan Kota Bandung menjadi juara umum di pelaksanaan Porda sebelumnya, tidak pernah melewati porsentase 23 persen dari total medali emas yang diperebutkan.
“‎Termasuk untuk Porda Jabar XIII, kita targetkan sekitar 21 persen dari total nomor yang dipertandingkan. Dan itu pun cukup realistis dengan torehan medali emas atlet kita di sekitar 38 babak kualifikasi cabang olahraga sebanyak 109 medali emas. Berbeda dengan tuan rumah yang kabarnya menetapkan target 250 medali emas, semoga saja itu hanya psywar karena menurut kita tidak realistis,” paparnya.
Selain itu, Aan menegaskan jika di Porda Jabar XIII, Kota Bandung akan diperkuat oleh atlet hasil pembinaan para pengurus cabang olahraga di Kota Bandung. ‎Pihaknya pun tidak akan melakukan segala cara untuk mencapau target juara umum seperti merekrut atlet dari luar daerah hingga luar provinsi Jabar.
“Kami yakinkan kalau 99 persen atlet yang memperkuat Kota Bandung di Porda Jabar XIII nanti merupakan atlet binaan kami sendiri. Kami tidak akan melakukan pembelian atlet secara sengaja untuk membela Kota Bandung. Kami‎ ingin agar Porda Jabar benar-benar menjadi ajang evaluasi pembinaan keolahragaan yang dilakukan setiap kota dan kabupaten. Kami tidak mau ikut ‘gila’ saat kota dan kabupaten lain jor-joran membeli atlet, tapi kami akan tetap konsisten dengan hasil pembinaan kami sendiri,” pungkasnya. (B3)