Gyeongsangbuk-Do Ungkap Kunci Sukses Jabar Di Bidang Olahraga

BANDUNG,- Mimpi Jawa Barat untuk menjadi lumbung atlet akhirnya terwujud. Buktinya Jabar menjadi penyumbang atlet terbesar dengan total 215 orang untuk membela Indonesia di Asian Games 2018.
Keberhasilan Jabar tak lepas dari kerjasama yang dilakukan sejak 2010 lalu dengan Gyeongsangbuk-Do, Korea Selatan terutama dalam urusan kepelatihan.
Dari tangan dingin para pelatih asal Negeri Ginseng ini, kualitas atlet Jabar meningkat secara drastis. Alhasil, tak hanya menjadi juara umum di PON XIX/2016, namun juga menjadi penyumbang atlet terbanyak untuk Indonesia di Asian Games 2018.
Salah seorang perwakilan Gyeongsangbuk-DO Sport Council, Park Eui-Sik mengatakan bahwa di negaranya sistem pembinaan olahraga dilakukan secara berjenjang mulai dari sekolah tingkat dasar hingga tingkat universitas.
“Di negara kami, olahraga itu sudah dilakukan sejak sekolah dasar dan berjenjang terus sampai perguruan tinggi. Dan atlet itu disana bukan sekadar mengisi hobi tapi merupakan sebuah profesi,” ujar Park.
Buktinya, dikatakan Park, beberapa atletnya mencatatkan hasil manis dengan juara di beberapa cabang olahraga di level dunia hingga masuk 10 besar di Olimpiade.
“Maka kita ingin menerapkannya di Indonesia khususnya Jabar agar bisa berprestasi di Asian Games hingga Olimpiade. Jadi tidak hanya di level nasional atau Asia Tenggara saja,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin tak memungkiri kerjasama dengan Gyeongsangbuk-DO memang sudah terbukti.
Bahkan Jabar pun ingin mencoba menerapkan apa yang telah dilakukan para pelatih Korea Selatan terhadap para atletnya. Namun perlu dukungan agar hal itu terwujud, seperti dari sisi sport science maupun dukungan fasilitas dan anggaran.
“Korea Selatan itu jauh lebih maju dari Indonesia, termasuk di bidang olahraga. Kontinuitas pembinaan mereka berjalan dengan baik ditambah dengan dukungan pemerintah dan swasta yang sangat baik pula. Dengan kerjasama ini, bagaimana kita lakukan harmonisasi antara apa yang sudah ada dan dilakukan di Gyeongsangbuk-DO dengan apa yang sudah ada di Jabar dengan segala permasalahannya. Yakin kita bisa, karena sebenarnya kita pun mampu,” tandasnya.(B7)