Hadiri Acara Buka Puasa Bersama Insan Bola Voli Jabar, Aher Ajak Insan Olahraga Pertahankan Jabar Kahiji di Papua

BANDUNG,- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengajak setiap stakeholder untuk terus menggelorakan semangat Jabar Kahiji dalam setiap perhelatan even olahraga maupun di setiap bidang. Keberhasilan Jabar menjadi juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX pada September 2016 lalu, harus bisa dipertahankan saat gelaran PON XX di Papua pada tahun 2020 mendatang.

Gubernur yang akrab disapa Aher ini menuturkan, target meraih gelar juara umum di tanah Papua bukan hal yang tidak mungkin. Dengan melakukan persiapan sejak dini, pencapaian Jabar Kahiji di tanah Papua pada tahun 2020 mendatang bukan sesuatu yang mustahil.

“DKI Jakarta dan Jatim pernah menjadi juara umum PON saat digelar di provinsi lain. Sekarang giliran kita, Jabar untuk menjadi juara umum saat PON XX di Papua. Jabar Kahiji itu jangan hanya sekali, harus bisa diraih dua atau tiga kali. Kan istimewa kalau kita mampu raih Jabar Kahiji di tanah Papua,” ujar Aher usai menghadiri acara Buka Puasa Bersama Insan Bola Voli Jawa Barat ‘Satukan Hati, Eratkan Silaturahmi, Tingkatkan Prestasi’ di Asia Afrika Room, Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Kamis (31/5/2017) malam.

Pada saat ini, lanjut Aher, beberapa atlet andalan Jabar pun sedang bersiap untuk membela panji Indonesia pada dua multieven internasional, SEA Games dan Asian Games. Termasuk atlet bola voli Jabar yang pada PON XIX/2016 lalu meraih satu medali emas dan satu medali perunggu.

“Di PON XX di Papua, cabang olahraga bola voli harus bisa kembali memberikan kontribusi maksimal. Dengan persiapan sejak dini yang dilakukan PBVSI Jabar, saya percaya prestasi yang sudah diraih bisa diulang. Semoga saja tim bola voli bisa meraih medali emas dari nomor bola voli indoor baik putra maupun putri dan merebut satu medali emas dari nomor bola voli pasir,” ujar Aher.

Pada dua multieven olahraga internasional, SEA Games 2017 dan Asian Games 2018, Aher yakin jika atlet bola voli asal Jabar akan menjadi bagian inti dari tim nasional. Pasalnya, Jabar merupakan salah satu provinsi dengan kekuatan utama bola voli nasional.

“Atlet asal Jabar itu pasti jadi bagian inti dari manajemen prestasi yang sedang digulirkan pemerintah pusat untuk meraih prestasi setinggi-tingginya di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018,” tegas Aher.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBVSI Jabar, H MQ Iswara menuturkan, apa yang menjadi target Pemprov Jabar di bidang olahraga sudah sangat jelas tercantum dalam RPJMD maupun RPJP Provinsi Jabar. Salah satunya menjadikan Jabar sebagai provinsi termaju di Indonesia termasuk di bidang olahraga.

“Salah satunya di cabang olahraga bola voli. Ukurannya, bagaimana bola voli berkontribusi pada raihan medali di PON serta bagaimana bola voli bisa menjadi cabang olahraga yang berkontibusi bagi tim nasional,” ujar Iswara.

Pada PON XIX, cabang olahraga bola voli telah menunjukkan kontribusi mereka dengan meraih satu medali emas dari nomor bola voli indoor putri dan satu medali perunggu dari nomor bola voli indoor putra. Selain prestasi, sebagai cabang olahraga yang mendapatkan dana hibah dari Pemprov Jabar atau menggunakan uang rakyat, maka apa yang sudah diberikan tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

Sedangkan untuk sumbangsih bola voli Jabar di tim nasional, kita mampu menempatkan lima atlet putri, satu atlet putra dan tiga orang pelatih di tim nasional bola voli Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2017. Ini pun jadi salah satu ukuran keberhasilan pembinaan yang dilakukan di bidang pembinaan prestasi dan insan bola voli di Jabar,” tutur Iswara.

Lima atlet bola voli putri Jabar yang membela tim nasional yakni Yolla Yuliana, Wilda Siti Nur Fadhilah, Tri Retno Mutiara, Putri Andya Agustina, dan Wahida Muntaza Arifin. Sedangkan satu atlet bola voli putra yakni Delly Dwi Putra Heryanto. Dan tiga pelatih asal Jabar yang berada di tim nasional yakni Sansul Jais, Risco Herlambang, dan Alex Bonapea.

“Kedepan, kita berharap semakin banyak atlet kita yang masuk di tim nasional khususnya di indoor putra dan pasir,” pungkasnya. (B3)