IPSI Kota Bandung Incar Juara Umum Porda Jabar XIII

 BANDUNG,- Kepengurusan baru Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bandung periode 2017-2021 bertekad meneruskan masa keemasan kepengurusan sebelumnya. Salah satunya dengan mempertahankan gelar juara umum di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII pada tahun 2018 mendatang di Kabupaten Bogor.
Ketua Umum Pengcab IPSI Kota Bandung 2017-2021, Cece Muharam menuturkan, periodesasi kepengurusan 2012-2017 merupakan periode keemasan yang harus dijaga. Salah satu keberhasilan kepengurusan IPSI Kota Bandung 2012-2017 yakni dengan melahirkan atlet pencak silat baik di level regional hingga internasional.
“Periodesasi sebelumnya, telah berhasil mencetak seorang Hanifan Yudani Kusuma dan Selly Andriani yang menjadi juara dunia pada tahun 2016 lalu di Bali. Untuk itu, di kepengurusan 2017-2021, kita bertekad mempertahankannya dan menjadikan IPSI Kota Bandung mendunia,” ujar Cece saat ditemui di sekretariat IPSI Kota Bandung, GOR Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Kamis (9/11/2017).
Untuk itu, lanjut Cece, pihaknya akan terus mengembangkan semua aspek dalam pencak silat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi setiap bidang. Mulai dari aspek aspek mental spriritual, seni beladiri dan prestasi olahraga. Susunan kepengurusan IPSI Kota Bandung 2017-2021 pun akan lebih ramping dari sisi struktur namun kaya fungsi.
“Berkaitan dengan pelaksanaan Porda Jabar XIII, kita akan tetap pertahankan tradisi pencak silat Kota Bandung yang sejak gelaran Porda pertama hingga ke-12 selalu menjadi juara umum. Itu akan jadi target kita di Porda Jabar XIII tahun 2018 mendatang,” terangnya.
Terkait target medali emas yang akan diraih, Cece mengaku jika pihaknya akan melakukan perhitungan secara utuh seiring dengan pengurangan jumlah nomor pertandingan dari 21 nomor menjadi 20 nomor pertandingan. Namun dengan potensi yang dimiliki, pihaknya tetap punya keyakinan bisa mempertahankan gelar juara umum di Porda Jabar XIII/2018.
“Target medali emas kita tidak akan jauh dari target sebelumnya yakni di enam medali emas. Soal saat pencapaian nanti akan over target atau tidak, kita lihat situasi dan kondisi saat pertandingan nanti,” tegasnya.
Selain dari sisi prestasi olahraga, lanjutnya, pihaknya pun akan mengembangkan pencak silat dari sisi seni beladiri. Salah satunya dengan mempersiapkan pesilat untuk menghadapi festival pencak silat Jabar yang rencananya digelar pada bulan November 2017 ini.
“Pada gelaran sebelumnya, kita selalu menjadi juara umum dan kita pun bertekad untuk mempertahankan gelar. Kita pun akan mendorong pihak pemerintah dan dewan untuk membangun sebuah padepokan pencak silat sebagai tempat berkumpul sekaligus latihan atlet bersama perguruan di Kota Bandung. Di masa kepengurusan ini, kita akan berupaya keras mempertahankan prestasi yang sudah diraih sebelumnya,” pungkasnya. (B3)