Jabar Runner Up Kejurnas Atletik

JAKARTA,- Tim atletik Jawa Barat belum mampu merebut tahta juara umum dari tangan Jawa Timur pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik U-18, U-20, dan Senior. Sempat memimpin di empat hari pertama klasemen umum, namun, Jawa Timur membuktikan masih menjadi yang terbaik di level nasional di akhir Kejurnas, Sabtu (12/5/2018).

Dengan raihan 26 emas, 18 perak, dan 8 perunggu Jawa Timur menyisihkan Jawa Barat sebagai juara umum. Jawa Barat sendiri menempati runner-up dengan raihan 19 emas, 17 perak, dan 11 perunggu. Sementara di tempat ketiga klasemen akhir ada DKI Jakrta dengan 17 emas, 17 perak, dan 13 perunggu.

Jawa Timur sendiri baik di level remaja dan yunior atau pun senior memang merupakan juara bertahan. Tapi bagi Jawa Barat kendati belum bisa memuncaki Kejurnas tahun ini, setidaknya ada perbaikan prestasi dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun lalu, si level remaja dan yunior, Jawa Barat hanya menduduki posisi keempat, dibawah Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah. Begitu juga di level senior, tahun lalu kontingen Jawa Barat diposisi ketiga di bawah Jawa Timur dan DKI Jakarta.

Selain sukses memperbaiki peringkat, atlet Jawa Barat di tahun ini juga telah sukses mencatatkan Rekornas yang kemarin dihasilkan oleh Fira Firliana di nomor  lempar lembing putri U-18 dengan lemparan sejauh 43,89 meter, lebih jauh 1,92 meter dari Rekornas lama. Sesuatu yang awalnya tidak diduga, mengingat Fira ternyata hampir saja tidak jadi diikutsertakan ke Kejurnas karena sempat mengalami cedera di pinggang.

“Secara keseluruhan, hasil di posisi kedua sudah bagus. Karena dari semua nomor dari lari, lempar, lompat, dan jalan cepat kita dapat medali emas. Jadi sudah bisa dibilang raihan Jawa Barat mulai merata perolehan emasnya. Rekornas dari Fira sendiri pun merupakan kejutan. Karena dia pas mau berangkat pun sakit, jadi hampir tidak diberangkatkan. Pelatihnya pun tidak merekomendasikan. Tapi karena dia minta, dan tidak mau dia kecewa maka saya berangkatkan. Eh, taunya malah pecah rekor. Padahal di Popnas PPLP di Gorontalo dia hanya mencatatkan 3,8 meter tanpa awalan,” tuturu Pelatih Atletik Jawa Barat, Ernawan Witarsa.

Dengan hasil tersebut, dia melihat bahwa secara kekuatan terutama di level remaja dan yunior, daerah lainnya sudah mulai merata. Tapi memang persaingan empat teratas dinilainya masih dikuasai Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI terutama di level Pekan Olah Raga Nasional (PON). (B6)