Juara Kejurda Bukan Jaminan Bakal Juara Porda

BANDUNG,- Ketua PJSI Kota Bandung Deni Nurdyana Hadimin menegaskan hasil juara umum di Kejuaraan Daerah Judo Jabar pekan lalu tidak serta merta bisa dijadikan parameter level kompetisi pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2018 di Kabupaten Bogor.
“Pada kejurda kemarin, banyak daerah, termasuk juara bertahan Kabupaten Bekasi dan tuan rumah Porda Kabupaten Bogor belum menurunkan atlet-atlet terbaiknya. Mungkin saja mereka menyimpan atlet-atlet terkuat sebagai bagian strategi untuk Porda nanti. Jadi tentu saja kejurda kemarin bukan patokan menggambarkan kompetisi sebenarnya pada Porda nanti, belum lagi kalau memperhitungkan faktor-faktor nonteknis yang biasanga terjadi,” ujar Deni di Bandung.
Dia menilai, bagi Kota Bandung, kejurda akhir pekan lalu menjadi ajang untuk melihat peta kekuatan internal tim Kota Bandung, sekaligus mengamati kekuatan tim dari kabupaten kota lain. Diapun mengaku cukup puas dengan performa para atlet judo Kota Bandung yang berhasil menjadi juara umum dengan total tujuh emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Podium juara para atlet Kota Bandung pada kejurda akhir pekan lalu diraih oleh atlet KU-17 putra Andi Sonjaya pada kelas -50 kg, Luthfi (-66 kg), dan M. Fachri (-81 kg). Pada kategori atlet KU-20 putri, juara diraih oleh Salsa (-63 kg), Meylani (-48 kg), dan Putri (-44 kg). Satu lagi emas Kota Adung dipersembahkan oleh Andri pada kelas -55 kg senior putra.
“Kami memang mengirim cukup banyak atlet, yakni 21 judoka untuk ikut berkompetisi pada banyak kelas, dan menempatkan finalis hampir pada setiap kelas. Tujuannya untuk mengukur kualitas atlet dan tentunya menjadi bahan evaluasi untuk Porda. Para atlet yang menjadi juara akan terus dibina, sementara sejumlah kekuarangan, termasuk pada nomor-nomor di mana atlet kami kalah, jadi bahan evaluasi,” ujar Deni.
Dia mengaatakan, keberhasilan pada kejurda  menjadi bekal positif bagi persiapan Kota Bandung menuju Porda. Menurut Deni, Bandung memiliki sumber daya mumpuni untuk tampil kompetitif pafa pesta olah raga empat tahunan tersebut. Apalagi, ada lima atlet kota Bandung yang dipanggil oleh PJSI Jabar untuk terliibat pada ajang kejuaraan nasional di Palembang.
“Komposisi atlet dan hasil pada kejurda ini memang membuat kami optimistis akan bisa merealisasikan target minimal menempati peringkat dua dengan meraih lima medali emas pada Porda 2018. Apalagi, kami juga sudah meloloskan¬† banyak atlet pada babak kualifikasi yang sudah dijalani. Tapi tentu saja masih banyak hal yang harus diperbaiki. Evaluasi secara komperehensif akan segera kami lakukan setelah lima atlet kami selesai mengikuti kejurnas,” kata Deni. (B10)