Jujitsu Resmi Jadi Anggota KONI Jabar

BANDUNG,- Pengurus Besar PB Jujitsu Indonesia (PBJI) Jawa Barat resmi diterima sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat. Masuknya kepegurusan cabang olah raga jujitsu di bawah naungan KONI Jabar menjadi salah satu keputusan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Jabar 2017.
Ketua Umum PBJI Jawa Barat H Mulyana menilai, legitimasi oleh KONI Jabar menjadi langkah penting untuk pembinaan prestasi olah raga jujitsu di Jawa Barat. Jujitsu sendiri sebelumnya sudah mendapatkan legitimasi oleh KONI pusat.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan Ketua Umum KONI Jabar yang menerima kami sebagai anggota. Semoga dengan kepercayaan ini kami bisa lebih giat dalam pembinaan prestasi jujitsu dan mengupayakan agar olah raga bela diri jujitsu bisa dipertandingkan pada PON XX di Papua nanti,” ujar Mulyana di Hotel El Royale, Kota Bandung, Kamis (21/12/2017).
Jujitsu adalah cabang olah raga yang memadukan sejumlah aliran bela diri Jepang. Secara kepengurusan, JI tergolong baru. Kepengurusan JI pusat baru dikukuhkan pada Mei 2017 lalu oleh Ketua Umum KONI Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman yang sekaligus menjadi penegasan resmi keanggotaan cabang olah raga jujitsu di KONI Pusat. Sementara itu, PBJI Jabar dilantik Oktober lalu dan menjadi kepengurusan daerah pertama yang dilantik di antara 24 PBJI se-Indonesia.
Mulyana menilai, pengakuan dari KONI Jabar sekaligus menjadi tantangan besar untuk menghidupkan olah raga bela diri jujitsu di Jabar, khususnya dengan mempromosikan dan mengenalkan jujitsu ke seluruh kabupaten kota di Jabar.
“Dari sisi kepengurusan, sesuai arahan Ketua KONI Jabar, kami harus solid agar bisa menyebarkan sekaligus melakukan pembinan prestasi atlet jujitsu ke semua kabupaten kota di Jabar. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar Kejuaraan daerah tingkat provinsi yang melibatkan atlet-atlet kabupaten kota di Jabar” kata Mulyana,
Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin berharap, kepengurusan jujitsu Jabar bisa bekerja solid dalam melaksanakan program-program pembinan prestasi atlet. Menurut dia, keberadaan jujitsu harus bisa mempertahankan eksistensi Jabar sebagai lumbung atlet-atlet olah raga berprestasi sekaligus barometer pembinaan olah raga nasional.
“Kami mengapresiasi ada organisasi baru yang punya perhatian pada pembinaan prestasi, dalam hal ini jujitsu. PB Jujitsu juga sudah diakui dan menjadi anggota KONI pusat dan kini menjadi bagian KONI Jabar. Semoga koordinasi dengan KONI Jabar bisa berjalan baik dan nantinya jujitsu bisa ikut berperan dalam upaya kita mewujudkan Jabar Kahiji pada setiap ajang olah raga,” ujar Ahmad. (B4)