Kabupaten Bandung Barat, Fokus Capai Empat Besar di Porda

NGAMPRAH,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menuntut semua pengurus cabang olah raga untuk fokus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII/2018. Target mempertahankan posisi empat besar pada Porda nanti dinilai cukup berat mengingat sejumlah kompetitor dari daerah lain juga mengincar posisi sama.
“Porda ini jadi tantangan bagi KBB untuk membuktikan diri masih bisa bertahan di posisi empat besar. Karena beberapa daerah di Porda nanti, sama-sama ngejar posisi empat besar,” ujar Ketua Harian KONI KBB Sumardianto pada rapat koordinasi dengan para pengurus cabor di Sekretariat KONI KBB, Kotabaru Parahyangan Padalarang.
Rapat tersebut dihadiri hampir seluruh Pengurus Cabor membahas tentang persiapan Porda XIII yang bakal diselenggarakan di Kabupaten Bogor. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Harian KONI KBB, bersama pengurus lainnya.
Sumardianto mengatakan, pasa Musyawarah Kabupaten (Musorkab) KONI KBB tahun 2017 disepakati bahwa satu cabor siap menyumbangkan satu medali emas di Porda mendatang. Sesuai kesepakatan tersebut, KONI KBB meminta cabor bisa merealisasikannya dengan melakukan latihan serius.
Dia juga meminta para Pengurus cabor tidak terpengaruh dengan kondisi KBB saat ini yang tengah disibukkan tahapan pemilihan kepala daerah. Pasalnya, kebutuhan cabor masih diupayakan oleh KONI, termasuk untuk urusan keuangan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan sekretaris daerah untuk urusan realisasi anggaran yang diajukan KONI KBB untuk tahun ini. Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat bisa cair sehingga kebutuhan cabor bisa terpenuhi,” tuturnya.
Sumardiyanto menambahkan, aktivitas KONI KBB saat ini tetap berjalan sebagaimana biasanya meskipun Ketua Umum KONI KBB Hj. Elin Suharliah dalam posisi  non aktif  karena mencalonkan diri menjadi Bupati Bandung Barat periode 2018-2023. “Aktivitas KONI KBB tetap berjalan di bawah pimpinan ketua harian. Rapat dengan cabor yang hari ini kita lakukan juga membicarakan tentang persiapan Porda,” kata Sumardiyanto.
Sementara itu atlet terjun payung KBB Sangga Lelana mengaku tidak terganggu dengan kondisi KBB saat ini. Seperti biasanya, ia secara intensif melakukan latihan.
“Pokoknya setiap ada kesempatam, saya latihan. Kadang di Nusawiru (Kabupaten Pangandaran), Lanud Sulaeman (Kabupaten Bandung) atau di Bogor,” katanya.
Senada diungkapkan Ketua Cabor Bilyard KBB Ado Andreas Darmawan. Menurut dia, saat ini para atletnya tengah fokus latihan menghadapi Porda. “Masalah yang dihadapi saat ini adalah masalah keuangan saja. Kami sangat menantikan pencairan anggaran dari KONI untuk kebutuhan latihan para atlet. Cukup kewalahan juga kalau kas kosong,” kata Ado. (B10)