Kabupaten Bogor Siap Gelar Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V

BOGOR,- Kabupaten Bogor menyatakan siap untuk menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V pada Oktober 2018 mendatang sebagai tuan rumah pelaksana. Pelaksanaan Chef de Mission (CDM) Meeting yang digelar Rabu (28/3/2018) malam di Ballroom Aston Sentul Lake & Resort, Kabupaten Bogor, menjadi salah satu bukti kesiapan Bumi Tegar Beriman menyambut perhelatan multieven olahraga terakbar di Jabar.
Ketua Umum PB Porda Jabar XIII & Peparda Jabar V Tahun 2018 sekaligus Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti menuturkan, penunjukkan Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah Porda Jabar XIII dan Peparda V merupakan pengulangan sejarah setelah pada tahun 1999 pernah menjadi tuan rumah multieven olahraga empat tahunan di Jabar. Untuk itu, berbekal pengalaman tersebut, pihaknya pun mengaku cukup siap untuk menjadi tuan rumah dari pelaksanaan Porda Jabar XIII dan Peparda V pada tahun 2018.
“Menjadi tuan rumah Porda Jabar XIII dan Peparda V tahun 2018 merupakan pengulangan sejarah tahun 1999 saat Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah gelaran serupa. Dan di tahun 2018 ini, Kabupaten Bogor pun siap untuk kembali jadi tuan rumah.
Sejak ditetapkan sebagai tuan rumah pada acara penutupan Porda Jabar XII tahun 2014 di Kabupaten Bekasi, kami terus melakukan langkah konsolidasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membangun dan mematangkan pelaksanaan Porda Jabar XIII ini,” ujar Nurhayanti.
Acara CDM Meeting yang menjadi awal dari seluruh kegiatan, lanjutnya, diharapkan menjadi semangat dan energi bagi semua pihak untuk menyukseskan Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V. Kegiatan sendiri pun menjadi salah satu bukti dari kesiapan Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah yang baik dari kegiatan Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V.
“Untuk menguatkan semangat dalam menyukseskan gelaran Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V, kita pun sudah menetapkan maskot pada 10 April 2017 lalu yakni sepasang harimau jawa yang diberi nama Wela dan Weli. Secara filosofi, harimau ini mencerminkan sifat maung lodaya dan sancang yang berarti perkasa dan berjiwa pahlawan. Ini menunjukkan pada pelaksanaan Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V ini mengedepankan sikap perkasa dan kepahlawanan yang menjungjung tinggi sportifitas,” tuturnya.
Dengan dijiawai semangat dari maskot tersebut, pihaknya pun telah mengangkat tema dari kegiatan Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V yakni Mengukir Prestasi di Bumi Tegar Beriman. Tema tersebut diharapkan menjadi bagian dari spirit dunia olahraga yang diawali dengan tema Berjaya Di Tanah Legenda pada saat PON XIX, lalu Energy of Asia pada saat pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang, hingga spirit Olahraga Menyatukan Kita pada gelaran PON XX tahun 2020.
“Insha Allah, mata rantai dari tema-tema tersebut bisa menjadikan Jabar kembali berjaya di Tanah Papua pada tahun 2020 untuk Nusantara. Dan rangkaian terakhir, kita akan menggelar kirab api  Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V sebulan sebelum pelaksanaan untuk menebarkan spirit. Api sendiri akan diambil dari api abadi di Gunung Pancar dan diarak di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor serta disemayamkan di gedung Dispora di depan stadion Pakansari Kabupaten Bogor,” tegasnya. (B1)