KONI Jabar, SPS UPI, dan Kemenpora Berikan Beasiswa S2 Untuk Insan Olahraga Berprestasi di Jabar

BANDUNG,- Insan olah raga berprestasi di Jawa Barat mendapatkan kesempatan untuk menjalani pendidikan  tingkat magister secara cuma-cuma. Peluang tersebut terbuka lebar setelah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat secara resmi bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam pemberian beasiswa penuh pendidikan tingkat magister.
“Perjanjian kerja sama tripartid antara SPS UPI, Kemenpora, dan KONI Jabar ini bertujuan untuk mencerdasan kehidupan bangsa, khususnya di bidang olah raga. Jadi, beasiswa magister ini khusus prodi (program studi) olah raga,” ujar  Direktur SPS Prof. Yaya S. Kusumah, M.Sc, PhD seusai penandatanganan perjanjian kerja sama berupa memorandum of agreement (MoA) di Ruang Rapat Direktur SPS UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Rabu (25/7/2018).
Bukan saja atlet, beasiswa ini juga menyasar pelatih, instruktur, manajer, dan insan olah raga lain yang memiliki prestasi atau berkontribusi besar dalam kemajuan prestasi olah raga Jawa Barat. . Yaya berharap, program berkelanjutan pemberian beasiswa pendidikan jenjang magister ini dapat membuat para profesional di bidang olah raga lebih maju dan mampu meningkatkan prestasi di luar negeri.
“Kami berharap para calon mahasiswa nantiya menjalani pendidikan dan kemudian menjadi alumnus yang mampu berkiprah dan jadi kebanggaan dengan prestasi nasional maupun internasional,” ujar Yaya.
Ketua KONI Jawa Barat Ahmad Saefudin mengatakan, pemberian beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap insan olah raga Jawa Barat yang berprestasi sesuai amanat Keputusan Presiden nomor 44 tahun 2014. SDM olah raga yang berkualitas, kata Ahmad, diyakini akan membawa dampak signifikan dalam peningkatan prestasi olah raga.
“Sejak 2014, kami memogramkan agar atlet itu minimal sarjana. Untuk yang mau melanjutkan pendidikan ke S2 atau S3, silakan, kami dukung. Prioritas kami adalah bagaimana mencerdaskan atlet, supaya prestasi atlet juga kelak linear dengan jaminan kehidupannya. Kami sangat berterima kasih kepada SPS UPI dan Kemenpora atas kerja sama ini,” ujar Ahmad.
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI selaku kuasa pengguna anggaran Faisal Abdullah mengatakan, UPI adalah perguruan tinggi ke-16 yang menjalin kerja sama pemberian beasiswa pendidikan.
“Jadi beasiswa ini tidak kami berikan dananya langsung ke mahasiswa. Tapi kami titipkan kepada pengelola agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mahasiswa penerima beasiswa dan perguruan tinggi,” tutur Faisal. (B2)