KONI Jabar Teken MoU dengan SPs UPI dan Kemenpora di Bidang Pendidikan

BANDUNG,- Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa di bidang olahraga baik itu kepada para pelatih dan juga atlet yang berprestasi, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat menjalin kerjasama dengan Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang juga didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Rabu (25/07/2018) di ruang rapat SPs UPI Jl. Dr. Setiabudhi No.229, Kota Bandung.

Direktur SPs UPI, Prof. Yaya S Kusumah M.Sc.,Ph.D menuturkan, kerjasama tersebut merupakan salah satu rangkaian dari pembinaan pendidikan yang ditujukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa di bidang olahraga.

“Dengan adanya adanya MoU dan MoA dengan KONI dan Kemenpora bidang pendidikan untuk jenjang S2 atau magister di UPI ini diharapkan dapat membuat para professional di bidang olahraga lebih maju, memiliki wawasan lebih luas, serta mampu meningkatkan prestasi di tingkat nasional dan internasional,”tegasnya.

Kerjasama dalam konteks bea siswa pendidikan bagi atlet dan pelatih Jabar yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional tersebut sesuai dengan amanat peraturan pemerintah tentang pemberian penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi.

Dalam hal ini, Kemenpora pun memberi apresiasi yang amat baik kepada KONI Jabar sebagai pelopor dari kerjasama tersebut. Dan diharapkan dapat ditularkan kepada KONI yang lain di Indonesia.

“Kita sama-sama punya hak dan kewajiban. Maka ada jaminan untuk memajukan anak didik menjadi mahasiswa yang sukses agar bisa menyumbangkan pemikirannya setelah keluar nanti. Dan dari hasil gemblengan para pakar yang sudah tidak asaing lagi mampu merubah dunia olahraga lebih baik dan berkualitas,”terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin menuturkan, kerjasama pendidikan ini akan melahiran sumber daya manusia di lingkungan olahraga yang cerdas dilengkapi dengan keilmuannya.

“Yang jelas, semakin banyak SDM di lingkungan olahraga yang cerdas lengkap dengan keilmuannya akan membuat olahraga Jawa Barat nantinya lebih berkualitas,”tegasnya.

Sementara untuk persyaratan atlet atau pelatih yang akan mendapatkan beasiswa tersebut, Ahmad akan mengikuti standarisasi yang sudah dibuat oleh pihak SPs UPI. “Kita ikuti saja standar dari UPI. Karena kami ingin outputnya berkualitas. Sementara ini kita jaring dari atlet, pelatih dan pengurus yang memiliki prestasi,” pungkasnya. (B8)