KONI Kabupaten Bandung: Insentif Atlet Diberikan Sesuai Raihan Prestasi Altet di BK Porda

BANDUNG,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung menjawab tuduhan atlet dari cabang olahraga menembah Kabupaten Bandung yang menyatakan belum mendapatkan insentif bulanan.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung, Herda M Ghani mengklaim jika pihaknya sudah memberikan insentif bulanan kepada para atlet sesuai dengan prestasi yang diraih pada pelaksanaan babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2018 sesuai dengan kemampuan KONI Kabupaten Bandung.

Dimana untuk atlet dari cabor yang menempati peringkat satu hingga tiga di BK Porda XIII mendapat insentif bulanan sebesar Rp 500.000,- setiap atletnya. Sedangkan untuk atlet peringkat empat dan lima sebesar Rp 250.000,- perbulan.

Menurutnya, insentif bulanan kepada atlet yang meraih prestasi di BK sudah diberikan KONI Kabupaten Bandung untuk bulan Januari sampai Juni 2018. Sedangkan untuk bulan Juli hingga September 2018 memang masih menunggu diterimanya bantuan dana hibah dari APBD perubahan.

“untuk yang sudah melaksanakan BK kita sudah berikan dari Januari sampai Juni. Untuk cabor menembak karena tidak ada BK jadi hanya menggunakan perhitungan dari hasil kejuaraan daerah. Kita tidak bisa memberikan insentif kalau tidak memiliki patokan,” tegasnya.

Pihak pengurus Perbakin Kabupaten Bandung sempat menyampaikan ke kami jika ranking atlet dihitung dari hasil kejurda. Tapi hingga saat ini kita tidak mendapatkan laporannya. Sehingga kami kesulitan darimana dasar kita untuk memberikan insentif tersebut,”sambungnya.

Oleh karena itu, Herda meminta kepada pihak pengurus Perbakin Kabupaten Bandung meminta jaminan sebagai patokan bagi KONI untuk memberikan insentif atlet.

“Kami siap memberikan insentif bulanan bagi atlet menembak jika ada patokan dan jaminan dari cabang olahraga yang bersangkutan. Atlet mana saja yang harus mendapatkan insentif dan berapa yang harus kami bayarkan sesuai dengan ketentuan,”jelasnya. (B8)