Kota Bogor Juara Piala Gubernur Jabar 2018

BANDUNG,- Kontingen Kota Bogor tampil sebagai juara umum kejuaraan judo Piala Gubernur Jabar 2018. Gelar juara bagi Kota Bogor dipastikan melalui torehan 19 medali yang terdiri dari 9 emas, 6 perak, dan 4 perunggu pada akhir kejuaraan di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (13/5/2018) malam.
Atlet-atlet Kota Bogor tampil dominan, terutama pada kelompok umur 10-12 tahun putra dengan raihan 6 medali emas. Mereka juga unggul pada KU-7 sampai 9 tahun dengan raihan 2 emas. Satu emas lain untuk Kota Bogor didapatkan pada KU-13-15 tahun.
Raihan medali emas Kota Bogor ditempel ketat oleh Kabupaten Karawang dengan total 15 medali yang terdiri dari 7 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu. Kabupaten Karawang mendominasi pada KU-13 sampai 15 tahun dengan raihan 4 emas.
Tuan rumah Kota Bandung berada pada peringkat ketiga dengan 2 medali emas, 6 perak, dan 4 perunggu.
Sementara itu posisi keempat dihuni oleh Kabupaten Cianjur dengan 2 emas dan 5 perunggu, unggul atas Kota Bekasi yang mengumpulkan 2 emas dan 2 perunggu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Yudha M. Saputra mengapresiasi para atlet yang sudah berjuang keras latihan dan berkompetisi hingga meraih gelar juara pada kejuaraan level cadet sampai junior ini. Namun dia juga mengingatkan, proses latihan dan penerapan dalam pertandingan adalah esensi terpenting pada kejuaraan kelompok usia pelajar seperti Piala Gubernur Jabar.
“Untuk usia pelajar sekolah dasar ini pembekalan motorik atau gerak multilateral adalah yang paling penting. Prioritasnya bukan juara dulu,  gelar juara bukan segalanya. Bagaimana proses latihan dan penerapannya, itu yang terpenting pada usia pelajar,” ujar Yudha.
Kejuaraan judo Piala Gubernur Jabar 2018 yang digelar sejak Sabtu (12/5/2018) diikuti oleh 187 atlet pelajar. Kejuaraan judo menjadi pembuka dari rangkaian kejuaraan enam cabang olah raga pada edisi Piala Gubernur Jabar tahun ini.
“Ini salah satu upaya dari pemerintah dalam proses pembinaan atlet. Piala Gubernur Jabar memprioritaskan atlet-atlet yang masih dalam usia sekolah atau atlet pelajar. Hal ini relevan dengan tugas Dispora Jabar untuk membina atlet pelajar sebelum mereka masuk ke dalam jenjang atlet elite yang selanjutnya dibina oleh Pengprov cabang olahraga yang bersangkutan dan KONI,” kata Yudha.
Judo merupakan salah satu cabang olahraga yang menjadi penyumbang medali cukup signifikan bagi Jabar di PON XIX‎. Namun, kata Yudha, dari sisi kompetisi tidak terlalu banyak sehingga difasilitasi melalui gelaran Piala Gubernur. Dia berharap, ke depannya akan digelar lebih banyak kejuaraan judo agar menjadi ajang implemetasi hasil latihan para atlet.
“Semakin banyak kejuaraan cabang olahraga judo diharapkan akan membuat judo ini makin diminati. Terutama bagi para pelajar mulai dari tingkat SD maupun SMP‎,” ujar Yudha.
Kejuaraan Judo ‘Piala Gubernur Jabar 2018’ melibatkan 98 atlet pelajar putra dan 89 atlet putri. Mereka berasal dari 18 penggurus cabang kabupaten kota Persatuan Judo Selurih Indonesia Jawa Barat.
Setelah judo, Piala Gubernur Jabar 2018 akan menghadirkan kejuaraan cabang olah raga lain di antaranya bisbol, selam, bola basket, dan panahan. Kejuaraan akan digelar secara maraton pada Mei, Juli, Agustus, dan September di tempat-tempat berbeda.
“Kompetisi pada usia pelajar ini sangat penting.
Bukan hanya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet pada kejuaraan nasional maupun internasional. Tapi juga untuk pembinaan atlet menuju masa puncak karir mereka pada usia 18-30 tahunan,” kata Yudha. (B2)