Melalui LBH, KONI Kota Bandung Kawal Proses Mutasi Atlet Porda

BANDUNG,- Tingginya angka kasus mutasi atlet dari dalam maupun luar provinsi berpotensi menimbulkan banyak masalah hingga protes pada pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII/2018. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung melalui lembaga bantuan hukum (LBH) internal menegaskan bakal mengawal masalah mutasi, terutama yang berpotensi merugikan Kota Bandung pada pesta olah raga empat tahunan tersebut.

 

“Mutasi tidak dilarang, asalkan sesuai aturan. Kalau sampai ada mutasi yang merugikan, khususnya terhadap Kota Bandung, kami melalui LBH KONI Kota Bandung pasti akan melakukan upaya hukum, meminta kejelasan dari KONI Jabar. Intinya kami akan kawal ketat masalah mutasi Porda ini dari sisi aturan,” kata Ketua Bidang Hukum KONI Kota Bandung Muhammad Arif Muharam di Sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Terusan Jakarta.

 

Dia mengatakan, perihal aspek-asek mutasi dari sisi hukum juga sudah dijelaskan kepada para pengurus cabang olah raga maupun organisasi KONI Kota Bandung dalam Seminar Penguatan Kelembagaan Dalam Aspek Hukum, Kamis (29/3/2018). Dia berharap, dengan pengetahuan mengenai peraturan mutasi, para pengurus cabor maupun organisasi KONI Kota Bandung bisa melakukan mutasi sesuai aturan sekaligus bisa mengantisipasi terjadinya kecurangan-kecurangan mutasi.

 

“Atlet-atlet sering bermasalah, terjadi kisruh khususnya dalam mutasi. Kami prediksi ketika pelaksanaan Porda nanti akan ada kasus, masalah hukum, hingga protes-protes tentang mutasi ini. Oleh karena itu, LBH KONI Kota Bandung nanti akan standby juga di multievent Porda ini,” ujar Arif.

 

Ketua LBH KONI Kota Bandung Gungun Germania mengatakan, LBH akan membantu penyelesaian masalah-masalah di tubuh KONI KOTA Bandung yang menaungi 50 cabang olah raga, baik secara ligitasi (penyelesaian perkara melalui pengadilan), maupun secara nonhukum melalui musyawarah. Khusus untuk masalah mutasi, LBH saat ini sedang memverifikasi data 9 atlet yang bermutasi ke Kota Bandung.

 

“Sesuai data dari Pokja Mutasi KONI Jabar, ada mutasi 9 atlet sedang proses masuk (Kota Bandung). Selain itu, ada juga yang ke luar namun datanya belum valid karen atidak ada pengajuan resmi atau laporan ke KONI Kota Bandung. Itu menjadi tugas kami untuk menelusurinya,” ujar Gungun.(B10)