Pangandaran Targetkan Masuk 15 Besar di Porda

PANGANDARAN,- Pangandaran langsung menargetkan masuk posisi 15 Besar, pada keikutsertaan pertamanya di Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XIII/2018 Kabupaten Bogor. Hal tersebut diungkapkan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, Kamis (2/11/2017).

Daerah paling muda di Jawa Barat ini memang memiliki beberapa cabang olah raga andalan yang diharapkan mampu mendulang  medali emas seperti  balap sepeda, berkuda, renang, dan taekwondo.

Pada pesta olah raga multieven terbesar di Jabar ini, Pangandaran lebih mengandalkan atlet lokal. “Bagi Pangandaran, Porda kali ini merupakan yang pertama kali, sebab dua tahun lalu kami hanya berstatus sebagai peninjau. Meski pun demikian, kami bertekad masuk 15 besar, bahkan ada peluang 10 besar. Saat ini sebagaian atlet masih ikut babak kualifikasi,” tutur Jeje.

Dia mengngatakan, beberapa atlet khususnya cabang balap sepeda yang bakal memerkuat Pangandaran, tidak hanya memiliki prestasi nasional akan tetapi juga internasional. Dari cabang balap sepeda, lanjut Jeje, target mendapat 7 medali emas.

“Kami pasang target sebanyak 12 medali emas, sebagian besar dari cabang balap sepeda.  Semuanya atlet lokal, yang juga berjaya saat PON yang lalu.  Misalnya Bandi dan Candra. Demikian pula untuk cabor berkuda,” katanya.

Dia menambahkan,  menghadapi Porda  2018, tidak membeli atau mendatangkan atlet dari luar daerah. Alasannya karena prestasi dan potensi atlet lokal Pangandaran tidak kalah dibandingkan kabupaten atau kota lainnya di Jawa Barat.

“Porda merupakan ajang yang sangat bagus untuk menunjukkan prestasi terbaik  daerah. Kami tetap mengandalkan atlet lokal. Bagaimana pun juga kami masih tetap mengedepankan prestasi sendiri,” ujarnya.

Jeje berharap agar cabang olah raga pacuan kuda bisa dilaksanakan di Lapangan Pacuan Kuda, pantai Legok Jawa, Kecamatan Cimerak , Kabupaten Pangandaran. Sebelumnya lapangan pacuan kuda  Pangandaran dipilih sebagai lokasi pertandingan cabang olah raga pacuan kuda PON XIX, tahun 2016.

Arena pertandingan PON Jabar Pacuan Kuda  yang berada di sisi pantai yang ditawarkan sebagai ajang Porda jabar 2018, sudah bertaraf internasional. Keinginan tersebut juga berkenaan usulan  kembali memanfaatkan fasilitas pertandingan yang sebelumnya digunakan untuk PON 2016.

“Kami masih berharap dan siap menjadi tuan rumah cabor pacuan kuda. Pangandaran punya lapangan pacuan kuda yang representatif,”ucapnya. (B2)