Pantau Atlet Pelatnas, Tim Kemenko PMK Kunjungi KONI Jabar

BANDUNG,- Sebanyak tiga orang perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengunjungi kantor KONI Jabar dalam rangka pemantauan pelaksanaan latihan atlet pelatnas menghadapi dua gelaran multieven olahraga, SEA Games XXIX/2017 dan Asian Games XVIII/2018. Perwakilan Kemenko PMK yang dipimpin Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Kemeko PMK, Suwito diterima jajaran pengurusa KONI Jabar yang dipimpin Sekretaris Umum KONI Jabar, Gianto Hartono di ruang Ketua Umum KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (5/6/2017).

Suwito yang didampingi Kabid Prestasi Olahraga, A Gunawan dan Pengelola Bahan Kajian Pembibitan dan Iptek Olahraga, Ir Mahendra, menanyakan terkait pelaksanaan latihan tim pelatnas beberapa cabang olahraga yang dilakukan di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung. Mulai dari pelaksanaan latihan hingga kendala-kendala yang dialami oleh tim pelatnas selama menggelar latihan.

“Kita dari Kemenko PMK melakukan kunjungan dalam rangka melihat atlet pelatnas Satlak Prima yang berlatih di Jabar sehingga prediksi prestasi yang akan mereka raih di dua ajang multieven olahraga, SEA Games dan Asian Games yang akan dihadapi. Sebelumnya kita sudah lakukan pemantauan juga di daerah lain seperti Solo dan Jogja,” ujar Suwito saat ditemui usai melakukan kunjungan di gedung KONI jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (5/6/2017).

Selain dilakukan kunjungan pemantauan oleh tim di beberapa daerah, lanjutnya, Menteri Koordinator PMK, Puan Maharani yang juga menjabat sebagai Waki Ketua Tim Pengarah Kepanitiaan Asian Games XVIII/2018 pun secara khusus melakukan pemantauan terhadap latihan tim pelatnas cabang olahraga di Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencapaian prestasi olahraga Indonesia di dua ajang multieven tersebut. Baik di SEA Games XXIX/2017 di Malaysia, maupun pada saat Asian Games XVIII yang akan digelar di Indonesia pada tahun 2018.

“Target Indonesia pada Asian Games 2018 bukan hanya target sukses penyelenggaraan tapi juga prestasi. Untuk penyelenggaraan, kita sudah siapkan payung hukum. Sedangkan untuk prestasi, pemerintah sudah sangat konsen sehingga dilakukan pemantauan oleh tim khusus sehingga prestasi yang sudah ditargetkan di masing-masing cabang olahraga bisa tercapai,” terangnya.

Hasil dari pemantauan yang sudah dilakukan, akan menjadi pembahasan pada rapat koordinasi teknis dengan kementerian terkait. Termasuk pemecahan masalah dan kendala yang dialami atlet selama melakukan latihan pelatnas di beberapa daerah.

“Kalau misal di tahap rakornis dengan kementerian terkait belum terselesaikan, kita akan sampaikan juga setiap perkembangannya ke Wakil Presiden sebagai Ketua Tim Pengarah Kepanitiaan Asian Games 2018. Pemantauan ini sudah kita lakukan sejak dari tahap persiapan, pelaksanaan latihan hingga penyiapan anggaran dan setidaknya sampai pelaksanaan tes even Asian Games yang rencananya dilakukan pada Januari 2018,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jabar, Gianto Hartono mengaku siap membantu pelaksanaan latihan pelatnas cabang olahraga yang dilakukan di wilayah Jabar. Jabar sendiri sempat dijadikan sebagai lokasi latihan tim pelatnas beberapa cabang olahraga. Diantaranya cabang olahraga Judo, Menembak, Angkat Besi, Squash dan Pencak Silat.

“Meski secara resmi tidak ada surat tembusan terkait pelaksanaan latihan tim pelatnas di Jabar ke kami, tapi kami siap memfasilitasi dan memberikan sarana berlatih. Selain itu, kami pun siap melakukan pendampingan jika tim dari Satlak Prima menginginkannya dan kami akan melakukan pelaporan secara berkala,” ujar Gianto.

Selain itu, pihaknya pun siap berbagi pengalaman terkait pelaksanaan persiapan atlet menuju ajang multieven seperti yang dilakukan KONI Jabar menuju PON XIX. Berkat persiapan yang dilakukan sendiri, Jabar sudah menunjukkan hasil signifikan dengan meraih gelar juara umum di PON XIX/2016.

“Apa yang sudah kami lakukan terkait persiapan atlet menuju PON XIX, kami siap berbagai pengalaman dengan Satlak Prima. Termasuk bagaimana dalam penanganan atlet, baik dari sisi teknis maupun non teknis. Kalau dari sisi penyiapan sarana latihan, tidak diminta pun kami siap bantu untuk kejayaan olahraga Indonesia. Toh di tim pelanas sendiri banyak atlet Jabar yang tergabung,” pungkasnya. (B3)