PBI Jabar Tak Terapkan Eliminasi di Pra Porda

BANDUNG,- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Jawa Barat tidak menerapkan sistem eliminasi pada ajang pra pekan olahraga daerah (Porda) XIII/2018 untuk cabang olahraga boling yang digelar di Siliwangi Bowling Center pada 20-22 Desember 2017.

Ketua umum Pengprov Persatuan Boling Indonesia (PBI) Jawa Barat, Iwien Whintoro menegaskan jika gelaran multi event daerah tersebut merupakan acuan untuk mempersiapkan diri menuju pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua.

Menurutnya, kuota yang ditetapkan untuk Porda nanti sebanyak 10 pengcab kota/kabupaten yang terdiri dari 3 atlet putra dan tiga atlet putra dari setiap pengcabnya.

“Untuk eliminasi kita lihat situasi nanti sebelum pelaksanaan Porda. Sementara ini masih di 60 atlet dari 10 pengcab. Jadi sampai saat ini tidak ada eliminasi. Untuk Porda nanti akan diperebutkan 11 medali, sehingga setiap pengcab memiliki peluang yang sama untuk merebut medali emas,” tegasnya usai memimpin rapat kerja daerah PBI Jabar di Graha Tirta Siliwangi, Kamis (21/12/2017).

Meski dari ajang pra porda tersebut hanya dihadiri 8 pengcab saja, namun Iwien menjelaskan jika entry by name atlet yang akan manggung di Porda mendatang sudah masuk data base pengprov PBI Jabar.

“Seluruh Pengcab ada 10 dan dua pengcab sedang kita dorong juga keikutsertaannya. Untuk saat ini yang hadir di pra porda hanya 8 pengcab. Karena selain mendadak, untuk pengcab baru masih mempersiapkan atletnya. Tapi sebetulnya kalau entry by name sudah masuk,” katanya.

Kedelapan Pengcab yang tampil di pra porda tersebut adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Cirebon,  Kabupaten Sumedang dan Kota Bekasi.

Iwien menambahkan, selain membahas porda, pada rakerda yang digelar hari ini tersebut juga difokuskan membahas pembentukan pengcab-pengcab di Jawa Barat. “Targetnya di tahun depan kita bisa menambah enam pengcab lagi. karena mereka juga nantinya yang akan membantu mensosialisasikan olahraga boling di daerahnya,” ujar Iwien.

“Kita prioritas kepada daerah yang jangkauannya tidak jauh dari bowling center. seperti Cimahi, Purwakarta, Subang, Depok, Karawang. Untuk Banjar dan Tasikmalaya juga kita tawarkan karena mereka cukup jauh dari bowling center,”pungkasnya. (B5)