Pecatur Master Cimahi Juara Liga Catur Kota Bandung

BANDUNG,- Pecatur Kota Cimahi Gelar Sagara (Master Nasional) tampil sebagai juara kategori umum pada Liga Catur Ngabuburit 1439 H yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bandung di Gedung DPD Golkar, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (3/6/2018). Sementara itu, Pecatur putri Kota Bandung Regita Desyari Putri (WMF) meraih posisi ketiga.
Gelat menjadi juara setelah mengumpulkan 6,5 poin. Posisi kedua diraih oleh Dede Heryanto dengan 6 poin. Adapun Regita meraih 5,5 poin dalam catur cepat 7 babak dengan 6,5 poin.
Kejuaraan ini cukup kompetitif karena diikuti 102 pecatur berbagai daerah. Bukan sekadar ajang silaturahmi, kejuaraan ini juga berlangsung kompetitif karena menjadi ajang uji coba atlet-atlet pekan olah raga daerah dari sejumlah daerah sekaligus sebagai arena seleksi tim menuju kejuaraan daerah.
“Liga Ngabuburit kali ini bisa dibilang merupakan try in juga bagi tim catur Kota Bandung. Kejuaraan sangat kompetitifi karena ada 12 master catur dari berbagai daerah yang bersaing,” ujar Ketua Harian Percasi Kota Bandung Salahuddin Al Ayubi di dampingi Ketua Umum Percasi Kota Bandung Andre Syauta.
Kejuaraan memperlombakan kaetgori catur cepat 15 menit untuk dua kategori. Kelompok SD dan SMP diikuti oleh 26 perserta, sementara kelompok SMA dan umum melibatkan 76 peserta. Ayub mengatakan, selain dari Kota Bandung, peserta kejuaraan berasal dari berbagai daerah seperti Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, hingga Kabupaten Majalengka.
Sementara itu, Harie Lubis tampi sebagai juara kategori SD-SMP dengan 6 kemenangan dari 7 babak. Posisi kedua diraih oleh Ariel Davinsyah dengan 5,5 poin dan peringkat ketiga diraih Gilang Fariz dengan 5 poin.
“Daerah-daerah mengirim juga atlet tim Porda mereka, jadi kejuaraan ini semacam pemanasan juga sebelum Porda,” kata Ayub.
Khusus bagi para peserta kategori senior dari Kota Bandung, Ayub mengatakan kejuaraan kali ini menjadi ajang seleksi untuk pembentukan tim Kota Bandung yang akan mengikuti kejuaraan daerah Jawa Barat di Lembang pada awal Juli mendatang. Menurut dia, di luar atlet-atlet anggota tim pelatcab Porda Kota Bandung, akan dipilih tiga atlet terbaik untuk memperkuat tim catur Kota Bandung pada kejurda nanti.
“Kalau untuk junior sudah dilakukan seleksi secara khusus. Nah, untuk tim senior, ini menjadi ajang seleksi. Tim Porda sudha pasti masuk untuk kejurda. Di luar tim Porda, kami ambil tiga terbaik dari kejuaraan ini,” kata Ayub.
Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana menilai, kejuaraan yang diramaikan oleh banyak pecatur master berbagai daerah ini bisa menjadi ajang untuk meningkatkan performa dan kualitas peserta secara umum, khususnya atlet-atlet catur Kota Bandung. Dia berharap, kejuaraan ini  mendukung persiapan tim Kota Bandung khususnya untuk meraih prestasi terbaik pada kejurda maupun Porda XIII/2018 di Kabupaten Bogor.
“Kami mengapresiasi Percasi Kota Badung yang kinsisten menggelar kejuaraan, termasuk pada bulan ramadan. Dan bukan  sekadar ajang silaturahmi, kejuaraan ini juga berkualitas karena melibatkan pecatur master dan tim Pelatcab Porda dari berbagai daerah. Semoga kejuarana ini bisa menjadi bekal tim Kota Bandung untuk meraih prestasi terbaik, juara umum kejurda dan porda, atau minimal meraih prestasi seperti pada kejurda dan porda sebelumnya,” kata Aan. (B10)