Persiapan Menghadapi PON XX, Pengprov PTMSI Jabar Akan Maksimalkan Tim Pemantau

BANDUNG,-Untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua, Pengprov PTMSI Jawa Barat mengaku akan membentuk tim dari hasil pembinaan setiap daerah di Jawa Barat.

Seperti diketahui, setelah melewati ajang multi event Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2018 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat akan langsung menghadapi babak kualifikasi (BK) PON XX/2020 pada tahun 2019.

“Untuk tahapan PON sejauh ini memang kita belum infentarisir bagaimana potensi disetiap daerah, maka dari itu nanti akan kita lihat di Porda XIII sebagai tolak ukurnya,” ungkap Sekertaris Umum Pengprov PTMSI Jawa Barat, Dikdik Ahmad Sadikin, saat dijumpai di Sekretariat PTMSI Jawa barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (7/6/2018)

Namun demikian Dikdik mengaku, jika saat ini pihaknya juga tengah memiliki tim pemantau untuk melihat bagaimana perkembangan para petenis meja disetiap daerah di Jawa Barat.

“Kita belum infentarisir tapi kita sekarang punya tim pemantau prestasi atlet untuk nantinya dimaksimalkan, bahkan sejak sekarang,” katanya.

Menurutnya, untuk bentukan tim PON, biasanya Pengprov akan lebih dulu membentuk tim bayangan yang jumlahnya akan ditentukan sesuai ketentuan KONI Jawa Barat.

Diperkirakan untuk tim bayangan yang rencananya akan dibentuk nanti berkisar di 200% dan akan diberlakukan program promosi dan degradasi.

“Setelah Porda kita akan bentuk tim, biasanya dari KONI minimal 200 persen dan itu tidak terlepas dari promosi dan degradasi dari tim tersebut, kita akan lihat nanti bagaimana,” jelasnya.

Namun ia menekankan, sekarang Pengprov PTMSI Jawa Barat akan bentuk tim yang dihuni oleh putra/i daerah asal Jawa Barat. “Kata Ketua Umum, kita ingin bentukan PON adalah tim Jabar karena hirarkinya mereka lahir dan besar di Jawa Barat, maka mereka yang akan memperkuat tanah kelahirannya,” pungkasnya. (B3)