PTMSI Jabar Bagi Pembinaan Menjadi Empat Wilayah

BANDUNG,-Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Barat mengaku telah membagi proses pembinaan atlet berdasarkan wilayah dimana hal tersebut telah diaplikasikan pada Liga Tenis Meja Anak Sekolah Jawa Barat tahun 2018 yang berlangsung pada (9-10/5/2018) lalu.

Ketua Umum Pengprov PTMSI Jawa Barat, Ade Kusyanto menjelaskan bahwa pembagian pembinaan berdasarkan wilayah ini merupakan sebuah gagasan agar Pengprov PTMSI Jawa Barat lebih mudah memantau perkembangan pembinaan atletnya.

“Awalnya liga anak sekolah yang sudah telaksana selama delapan tahun ini diselenggarakan dalam satu event saja, tapi kali ini ada ke khususan karena dikepengurusan baru penyelenggaraan liga anak sekolah telah kita bagi menjadi empat, wilayah” ungkap Ade saat dijumpai disela Liga Tenis Meja Anak Sekolah Jawa Barat tahun 2018, Jalan Cianjur, Kota Bandung,

Lanjut ia menjelaskan, untuk ke-empat wilayah yang telah ia bagi misalnya seperti di wilayah Bandung Raya yang terdiri dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.

“Misal seperti sekarang di wilayah IV Kota Bandung, KBB, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi, disini kita tambah juga Kabupaten Sumedang, kita masukan kewilayah ini. Lalu Wilayah II, Sukabumi, Bogor dan depok, Wilayah III itu masuk Priangan Timur, seperti Tasik, Banjar dan Ciamis. Wilayah terakhir meliputi Majalengka, Kuningan dan Indramayu,” jelasnya.

Ia berharap dengan membagi proses pembinaan kepada sitem wilayah PTMSI Jabar dapat melihat ranking atlet disetiap daerah termasuk dengan keunggulannya.

“Jadi dari sini akan lahir juara, ada ciri khas dari tiap daerah meskipun kalau dilihat persaingan pasti ketat, tapi pasti ada yang membedakan,” katanya.

Selanjutnya setelah Liga Tenis Meja Anak Sekolah selesai, setiap wilayah akan mengambil 8 atlet yang terdiri dari putra dan putri untuk dipertandingkan di liga tingkat Jawa Barat.

“Jadi setelah ini setiap daerah akan mengambil 8 atlet terbaik di setiap nomotnya untuk mewakili wilayahnya masing-masing, mudah-mudahan dengan ini kita bisa memiliki atlet terbaik di tiap kelompok usia, ” pungkasnya

Ketua Panitia Liga Tenis Meja Anak Sekolah Jawa Barat tahun 2018, Yasri Musta Pratama menjelaskan pada liga tenis meja ini pihaknya telah mempertandingkan 3 kategori pertandingan dari mulai SD, SMP dan SMA, untuk jumlah peserta liga tenis meja Jabar wilayah 5 terdapat sebanyak 160 peserta.

“Kategori ada dimulai dari SD, SMP dan SMA kita hanya mempertandingkan putra tunggal dan putri tunggal,”pungkasnya (B3)