Raih Delapan emas, Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Taekwondo

BANDUNG,- Tim taekwondo Jawa Barat sukses menyabet gelar juara umum Kejuaraaan Nasional Taekwondo yang berlangsung di Cibubur, Kabupaten Bogor, Kamis (23/11/2017) hingga Minggu (26/11/2017). Jawa Barat menjadi yang terbaik setelah merebut 8 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu dari total 21 nomor yang dipertandingkan sepanjang kejuaraan.
Dominasi Jawa Barat tampak jelas dari raihan medali mereka yang jauh menggungguli kontingen provinsi lain. Peraih ranking 2 Jawa Timur hanya mendapatkan 3 emas dan 2 perak, sementara Jateng merebut 2 emas dan 3 perak.
“Alhamdullilah Taekwondo Indonesia Jawa Barat tetap sukses secara prestasi dengan menjadi juara umum Kejurnas meskipun ada dua atlet unggulan, yakni Dean dan Dinggo yang tidak diturunkan karena sedang ikut Pelatnas Asian Games,” ujar Sekretaris Umum Taekwondo Indonesia Jawa Barat Divie.
Jawa Barat memang mengirimkan mayoritas atlet baru pada kejurnas ini. Dari total 24 atlet yang dikirim, 70 persennya merupakan atlet junior yang baru ikut kejuaraan nasional, sementara hanya 30 persen yang merupakan atlet senior atau atlet yang berpengalaman di kejurnas maupun eks PON XIX/2016.
Namun demikian, kata Divie, potensi para atlet junior Jabar sangat menjanjikan untuk meraih prestasi dalam beberapa tahun ke depan.
“Meskipun masih kalah bersaing di kejuaraan ini, atlet junior Jabar punya potensi yang baik ke depannya. Kami sangat berterima kasih kepada Ketua TI Jabar (Benny R. Gautama)  yang peduli pada pembinaan olah raga sekaligus sukses membawa pembinaan dan prestasi atlet taekwondo Jawa Barat ,” ucap Divie.
Medali emas Jawa Jawa Barat dipersembahkan oleh Defia Rosmaniar pada nomor poomsae perseorangan putri, Alfi Kusuma dan Defia Rosmaniar pada nomor poomsae pasangan, serta Safira Nurunazma pada nomor kyorugi under 67 kg putri pada hari ketiga kejuaraan.
Sebelumnya pada hari pertama kejuaraan , tiga medali emas dipersembahkan tim poomsae beregu putri yang beranggotakan Kevita Deliza, Wulan Kusuma, dan Rachmania Gunawan, tim beregu putra Jabar yang beranggotakan  Brillian Pangestu, Axel Rizky, dan Brian S, lalu peraih emas PON XIX/2016 Megawati Tamesti yang menjuarai nomor kyorugi under 53 kg putri.
Dua emas lainnya dipersembahkan Annisa Chintya pada nomor kyorugi under 57 kg dan Nicholas Armanto pada nomor kyorugi over 87 kg putra.
Sementara itu, tiga medali perak diraih oleh  Agnes Permata (kyorugi under 62 kg putri), Alfi Kusuma (poomsae perseorangan putra), dan Tesya Tiara (kyorugi over 73 putri). Fahira Febriana (kyorugi under 73 kg putri) dan Adam Yazid (kyorugi under 68 putra) meraih medali perunggu.
Pencapaian gelar juara umum dengan raihan minimal 8 medali emas sudah sesuai target yang ditetapkan TI Jabar sejak persiapan. Namun, Pelatih Jabar Bayu Frimansyah mengatakan, sebenarnya Jabar punya kemungkinan untuk meraih lebih dari 8 medali emas andaikan kejuaraan tidak diwarnai keputusan kontroversial wasit.
“Pada hari ketiga sebenarnya kita bisa meraih 4 emas. Tapi ada keputusan kontroversial wasit yang membuat Adam Yazid kalah pada nomor kyorugi under 68 putra,” ucap Bayu. (B4)