Raih Empat Emas, Kota Bandung Loloskan 16 Atlet Ke Porda

BANDUNG,- Tim tinju Kota Bandung berhasil meraih empat empat medali emas pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII yang berlangsung di Gedung Kesenian Pemerintah Daerah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (6/3/2018) sampai Minggu (11/3/2018). Selain itu, Kota Bandung juga berhasil meloloskan 16 atletnya ke putaran final Porda XIII/2018.

“Puji Tuhan, dari 17 atlet yang di kirimkan, 16 petinju lolos ke putaran final Porda. selain itu, dari 10 finalis, Kota Bandung mendapatkan 4 medali emas ,6 perak dan 2 perunggu. Hasil ini melebihi target awal sesuai arahan Pak Aan Johana selaku Ketua Umum KONI Kota Bandung  yang meminta untuk meloloskan atlet sebanyak mungkin ke Porda,” ujar Pelatih tim tinju Kota Bandung  Saulus Lacaden di Sekretariat Persatuan TInju amatir Indonesia (Pertina) Kota Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Minggu (11/3/2018).

Saulus mengatakan, empat medali emas Kota Bandung pada BK Porda itu diraih oleh Nadya Ardika yang menjuarai kelas 57 kg putri, Dudu Surya pada kelas 52 kg putra, Agus Sugianto pada kelas 75 kg putra, dan Norman pada kelas 91+ kg putra. Sementara itu, medali perak diraih oleh Maya Juliani yang kalah pada final kelas 45 kg putri, Nanda Fitriani pada kelas 51 kg putri,  Devi Furia kelas 54 kg putri, Siti Arba (60 kg putri), Retno Aprislestianingsih (69 kg putri), dan Maringan S (81 kg). Medali perunggu dipersembahkan oleh Gunawan Raja (49 kg) dan Predo Dwi Putra (91 kg).

“Juara umum diraih oleh Kota Bekasi yang meraih 7 medali emas. Peringkat dua di bawah juara umum ini bagi kami sudah sangat maksimal mengingat Kota Bekasi sudah menjalani persiapan lebih lama dan lebih matang. Mereka sudah menjalani pemusatan latihan dan berkumpul di mes khusus yang segalanya terkondisikan,” ujar Saulus.

Dia mengatakan, selain kalah langkah dari segi persiapan, para petinju Kota Bandung pada BK porda ini juga menjalani tantangan berat karena harus berhadapan dengan petinju-petinju impor asal luar provinsi yang membela kabupaten kota lain.

“Ada daerah yang mendapatkan tiga emas dari petinju NTT. Atlet kami ada yang kalah juga dari eks petinju Sumut  yang sekarang membela Kota Bekasi. Atlet putra di kelas 46 kg kalah di 8 Besar  oleh petinju impor dari Sulsel yang sekarang membela Kabupaten Sukabumi.  Jadi, meraih empat emas ini adalah pencapaian luar biasa bagi para atlet kami mengingat gempuran para atlet dari luar provinsi Jabar,” ujar Saulus.

Saulus mengatakan, setelah rampung melewati babak kualifikasi, timnya akan kembali fokus menjalani program latihan dan persiapan intensif untuk menghadapi putaran final Porda yang akan digelar Oktober mendatang. Menurut dia, tantangan akan semakin berat karena pada Porda nanti akan turun pertinju-etinju eks  PON dan atlet Pelatnas.

“Pesaing di Porda nanti bukan hanya atlet-atlet yang lolos dari babak kualifikasi, tapi juga atlet-atlet eks PON dan penghuni pelatnas sekarang yang tidak turun di kualifikasi. Jadi Porda sebenarnya akan makin berat, meskipun kami tentu saja tetap optimistis,” ujar Saulus. (B4)