Resmi Teken NPHD, KONI Jabar: Artinya kita sudah mendapat legalitas

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat telah resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar dalam rangka proses untuk pencairan dana hibah keolahragaan tahun 2019.

Penandatanganan NPHD antara KONI Jabar dan Dispora dilakukan di gedung Laga Satria, SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (24/5/2019), dengan disaksikan ketua umum cabanag olahraga.

“Saya ingin mengucapkan alhamdulillah bahwa NPHD dana hibah yang akan kita terima sudah ditandatangain. Ini artinya kita sudah mendapat legalitas. Implementasi dari pencairan nanti akan memberikan peluang dan kesempatan kepada cabor untuk tidak ragu lagi mempersiakan diri dalam rangka babak kualifikasi (BK) PON,”kata Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin.

Ia juga menegaskan jika dengan penandatanganan tersebut memberikan informasi kepada semua masyarakat bahwa organisasi keolahragaan KONI Jabar itu layak dan valid, tiak ada lagi permasalahan.

“Penandaanganan ini mewartakan bahwa KONI Jabar sudah tidak punya masalah. Organisasi kita ini layak dan valid. Dan keterlambatan ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa butuh kehati-hatian dengan uang negara yang harus dipertanggung jawabkan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Ahmad.

Besaran dana hibah keolahrgaaan yang akan diterima KON I Jabar berjumlaj Rp 40 miliar dari hasil verifikasi pengajuan Rp 176 miliar. Artinya masih 22% dari kebutuhan minimal.

“Sekecil apapun akan kita maskimalkan dan tidak akan membuat kita ragu untuk menyuarakan kedigdayaan Jabar di PON Papua nanti seperti visi Gubernur Jabar yaitu Jabar juara lahir bathin,”terangnya.

“Konsentrasinya dimana? jelas 70% masih di pembinaan prestasi untuk BK saja. Karena untuk 68 cabor membutuhkan dana tidak kurang dari Rp 17.6 m dengan asumsi penyelenggaraan BK nya dilakuakn di Papua dan di luar Papua,”Ahmad menambahkan.